Konsultan AS BCG Akui Bantu Genosida Israel Merusak Citranya

Sabtu, 12 Juli 2025 - 00:01 WIB
BCG juga memainkan peran yang lebih besar daripada yang diakui sebelumnya dalam pembentukan Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) yang kontroversial.

GHF adalah badan bantuan baru yang dimaksudkan untuk menggantikan dukungan yang dikelola PBB dan dipandang banyak orang sebagai alat untuk mengesampingkan hukum dan lembaga internasional.

Dalam pesan kepada staf, CEO BCG Christoph Schweizer menyatakan Farber tidak bermaksud menyesatkan tetapi "ia sendiri telah disesatkan."

Meskipun demikian, ia mengakui dampak dari proyek tersebut "sangat merusak reputasi," menghubungkan skandal tersebut dengan "kesalahan individu yang disengaja," kegagalan pengawasan, dan "tidak memperhatikan tanda-tanda peringatan."

Schweizer mengakui proses BCG telah gagal dan berjanji melakukan reformasi internal.

Banyak pihak di dalam dan luar BCG mempertanyakan bagaimana manajemen puncak bisa tidak menyadari cakupan dan implikasi proyek tersebut.

Hutchinson, yang memimpin praktik dampak sosial BCG, dilaporkan mengesahkan dan mendanai fase-fase awal proyek yang mengarah pada pembentukan GHF.

Skandal tersebut sampai ke Parlemen Inggris, di mana satu komite sedang menyelidiki apakah BCG dan perusahaan-perusahaan Barat lainnya memfasilitasi kebijakan yang dianggap sebagai pembersihan etnis yang melanggar hukum internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!