Akui Kemenangan Iran, 100 Ulama Muslim Sebut Trump dan Netanyahu Musuh Tuhan
Kamis, 10 Juli 2025 - 01:55 WIB
Para ulama menyerukan kepada seluruh umat Islam dan elit intelektual dunia Islam untuk bersatu, menyatukan sikap, dan membentuk front persatuan untuk melawan konspirasi AS, Israel, dan sekutu-sekutunya.
"Saat ini, lebih dari sebelumnya, Umat Islam membutuhkan persatuan, serta solidaritas intelektual, ... agama, dan politik."
Mengakui kemenangan Republik Islam Iran yang menentukan dan menyeluruh dalam perang 12 hari yang dipaksakan oleh Israel, pernyataan tersebut menyatakan bahwa kemenangan tersebut telah membuktikan bahwa era dominasi Amerika dan Israel yang tak tertandingi telah berakhir.
Pada 13 Juni, rezim Israel melancarkan agresi ilegal terhadap Iran, yang menyebabkan terbunuhnya banyak komandan senior, ilmuwan nuklir, dan warga negara biasa.
Melansir Press TV, Iran membalas dalam waktu kurang dari 24 jam dengan rentetan rudal dan drone, dan kemudian melanjutkannya dengan serangkaian operasi balasan di bawah Janji Sejati III.
AS bergabung dalam perang pada 22 Juni, ketika pesawat pengebomnya, atas nama Israel, menyerang tiga lokasi nuklir Iran yang merupakan pelanggaran hukum internasional yang terang-terangan.
Sebagai tanggapan, Iran melancarkan serangan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, pangkalan udara militer AS terbesar di Asia Barat, sebagai tindakan membela diri.
"Saat ini, lebih dari sebelumnya, Umat Islam membutuhkan persatuan, serta solidaritas intelektual, ... agama, dan politik."
Mengakui kemenangan Republik Islam Iran yang menentukan dan menyeluruh dalam perang 12 hari yang dipaksakan oleh Israel, pernyataan tersebut menyatakan bahwa kemenangan tersebut telah membuktikan bahwa era dominasi Amerika dan Israel yang tak tertandingi telah berakhir.
Pada 13 Juni, rezim Israel melancarkan agresi ilegal terhadap Iran, yang menyebabkan terbunuhnya banyak komandan senior, ilmuwan nuklir, dan warga negara biasa.
Melansir Press TV, Iran membalas dalam waktu kurang dari 24 jam dengan rentetan rudal dan drone, dan kemudian melanjutkannya dengan serangkaian operasi balasan di bawah Janji Sejati III.
AS bergabung dalam perang pada 22 Juni, ketika pesawat pengebomnya, atas nama Israel, menyerang tiga lokasi nuklir Iran yang merupakan pelanggaran hukum internasional yang terang-terangan.
Sebagai tanggapan, Iran melancarkan serangan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, pangkalan udara militer AS terbesar di Asia Barat, sebagai tindakan membela diri.
Lihat Juga :