Tony Blair Institute Terlibat Proyek Pembersihan Etnis Gaza Riviera Trump

Rabu, 09 Juli 2025 - 08:56 WIB
Menurut FT, BCG dipekerjakan pada Oktober 2024 oleh Orbis, kontraktor yang berbasis di Washington, untuk membantu mendirikan Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) yang kontroversial.

GHF adalah proyek bantuan yang didukung Israel dan AS yang sekarang dinodai oleh pembunuhan lebih dari 600 warga Palestina yang mencari makanan.

Operasi bantuan tersebut dimiliterisasi, dikelola oleh kontraktor swasta AS dan dijaga oleh pasukan Israel.

Organisasi kemanusiaan dunia telah memboikot inisiatif tersebut sementara PBB telah menggambarkan GHF sebagai "kedok" untuk tujuan perang Israel.

Dalam pemodelan internal, BCG menghitung memindahkan warga Palestina dari Gaza akan lebih murah USD23.000 per orang daripada membantu mereka di tempat sekarang.

Satu skenario memproyeksikan 25% dari populasi—sekitar 500.000 orang—akan pergi "secara sukarela" dengan "paket relokasi" senilai USD9.000.

Namun, para kritikus mengatakan rencana apa pun untuk "memberi insentif" kepada warga Palestina untuk meninggalkan daerah kantong yang terkepung itu sama saja dengan pemindahan paksa, yang dilarang berdasarkan hukum internasional.

Tony Blair Institute, meskipun menyangkal penyusunan cetak biru pascaperang berjudul "The Great Trust," telah mengakui dua anggota stafnya ikut serta dalam panggilan perencanaan dan kelompok pesan yang membahas masa depan Gaza.

Rencana tersebut mencakup proposal untuk pulau buatan, zona ekonomi khusus, dan pengembangan sektor teknologi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!