Putin Ungkap Rusia yang Menolong AS Merdeka dari Inggris

Senin, 07 Juli 2025 - 10:15 WIB
"Kami mendukung aspirasi mereka untuk merdeka dari Inggris. Kami benar-benar memasok senjata," paparnya.

"Kami membantu mereka dengan uang," imbuh Putin. "Setelah itu, kami mendukung Korea Utara selama perang Korea Utara-Korea Selatan. Jadi dalam hal ini kami menemukan hal-hal yang menyatukan kami."

Kremlin mengonfirmasi kepada TASS bahwa Putin telah mengangkat topik dukungan historis Rusia untuk kemerdekaan dan ambisi AS selama panggilan telepon pada tanggal 3 Juli, dan bahwa Putin telah memberi selamat kepada Trump pada Hari Kemerdekaan AS.

Sejarawan Paul Behringer, dalam sebuah makalah yang diterbitkan pada tahun 2024, menulis bahwa Kekaisaran Rusia dan AS yang masih muda menikmati "persahabatan yang jauh", dengan interaksi dan persepsi pertama antara kedua negara sebagian besar positif, tetapi tanpa kedekatan yang sangat dalam satu sama lain.

Rusia diketahui telah mempertahankan sikap netral selama Revolusi Amerika, tetapi menurut situs web Departemen Luar Negeri AS, Rusia tidak mengakui perwakilan Amerika untuk Rusia pada tahun 1780 dan menolak surat kepercayaannya, serta melakukannya lagi pada tahun 1795.

Rusia pertama kali mengakui AS pada tahun 1803, hampir dua dekade setelah AS mendeklarasikan kemerdekaan dari Inggris.

Dalam makalahnya, Behringer menulis bahwa AS kemudian diam-diam mendukung Rusia dalam Perang Crimea, di mana Kekaisaran Rusia berperang melawan aliansi Kekaisaran Ottoman, Inggris Raya, Prancis, dan Sardinia selama hampir tiga tahun pada tahun 1850-an.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!