Siapa Angelo Loras? Pria Iran yang Membakar Sinagoge di Melbourne
Senin, 07 Juli 2025 - 03:05 WIB
“Penangkapan tersebut memberikan sedikit rasa nyaman bagi masyarakat yang dicekam rasa takut, marah, dan tidak percaya, serta akan memberikan sedikit rasa aman di saat-saat yang sangat tertekan,” katanya dalam sebuah pernyataan.
Rabbi Dovid Gutnick, yang berada di dalam sinagoge bersama keluarganya pada hari Jumat, mengatakan kamera keamanan menunjukkan pelaku membunyikan bel pintu dua kali beberapa saat sebelum api berkobar.
Putra Gutnick yang berusia 13 tahun berada di kantor sinagoge saat itu dan memutuskan untuk tidak membuka pintu setelah melihat pengunjung di monitor kamera keamanan.
“Kami menggunakan kamera keamanan untuk menilai orang-orang yang membunyikan bel pintu. Umumnya, kami tidak ragu untuk mengizinkan seseorang masuk,” kata Gutnick kepada The Associated Press.
“Anak saya ragu-ragu dan tidak menjawab. Saat saya sampai di depan, sudah ada asap dan api yang masuk dari bawah pintu,” tambahnya.
Baca Juga: Ingin Balas Dendam kepada Trump, Elon Musk Resmi Bentuk Partai Baru
Dalam satu kejadian, sekelompok sekitar 20 pengunjuk rasa anti-Israel menyerbu restoran milik Israel sambil meneriakkan "Matilah IDF."
Menurut media lokal, para pengunjuk rasa diduga membalik meja dan memecahkan jendela.
Seorang sumber polisi, yang berbicara secara anonim kepada Sydney Morning Herald, mengatakan bahwa setidaknya satu dari mereka yang terlibat diketahui oleh polisi antiterorisme terlibat dalam protes sayap kiri yang disertai kekerasan. Polisi menolak mengomentari informasi tersebut.
Rabbi Dovid Gutnick, yang berada di dalam sinagoge bersama keluarganya pada hari Jumat, mengatakan kamera keamanan menunjukkan pelaku membunyikan bel pintu dua kali beberapa saat sebelum api berkobar.
Putra Gutnick yang berusia 13 tahun berada di kantor sinagoge saat itu dan memutuskan untuk tidak membuka pintu setelah melihat pengunjung di monitor kamera keamanan.
“Kami menggunakan kamera keamanan untuk menilai orang-orang yang membunyikan bel pintu. Umumnya, kami tidak ragu untuk mengizinkan seseorang masuk,” kata Gutnick kepada The Associated Press.
“Anak saya ragu-ragu dan tidak menjawab. Saat saya sampai di depan, sudah ada asap dan api yang masuk dari bawah pintu,” tambahnya.
Baca Juga: Ingin Balas Dendam kepada Trump, Elon Musk Resmi Bentuk Partai Baru
2. Polisi Selidiki Dugaan Keterkaitan dengan Serangan Restoran Yahudi
Polisi mengatakan mereka belum menemukan kaitan antara serangan sinagoge dan dua insiden lain yang menargetkan warga Yahudi di Melbourne pada Jumat malam.Dalam satu kejadian, sekelompok sekitar 20 pengunjuk rasa anti-Israel menyerbu restoran milik Israel sambil meneriakkan "Matilah IDF."
Menurut media lokal, para pengunjuk rasa diduga membalik meja dan memecahkan jendela.
Seorang sumber polisi, yang berbicara secara anonim kepada Sydney Morning Herald, mengatakan bahwa setidaknya satu dari mereka yang terlibat diketahui oleh polisi antiterorisme terlibat dalam protes sayap kiri yang disertai kekerasan. Polisi menolak mengomentari informasi tersebut.
Lihat Juga :