Ingin Balas Dendam kepada Trump, Elon Musk Resmi Bentuk Partai Baru

Minggu, 06 Juli 2025 - 16:06 WIB
loading...
Ingin Balas Dendam kepada...
Elon Musk resmi bentuk partai baru. Foto/X/@elonmusk
A A A
WASHINGTON - Elon Musk mengungkap rencana pada hari Sabtu untuk mendirikan partai politik baru. Dia bersumpah untuk "memberikan kebebasan kembali kepada rakyat" dan menuduh elit Amerika menjalankan negara hingga hancur.

Dalam sebuah posting di X, platform media sosial miliknya, pengusaha miliarder itu mengecam kedua partai besar sebagai kaki tangan dalam pengeluaran yang sembrono.

"Dalam hal membangkrutkan negara kita dengan pemborosan dan korupsi, kita hidup dalam sistem satu partai, bukan demokrasi," tulis Musk. "Hari ini, Partai Amerika dibentuk untuk memberi Anda kebebasan."

Langkah tersebut menyusul perselisihan publik antara Musk dan Presiden Donald Trump mengenai kebijakan pajak dan pengeluaran.

Miliarder itu tidak merinci seberapa banyak kemajuan yang telah dibuatnya dengan rencana tersebut, tetapi mengindikasikan bahwa langkah pertama dapat diharapkan "tahun depan," selama pemilihan paruh waktu AS pada bulan November 2026, ketika 33 dari 100 kursi Senat dan semua 435 kursi DPR akan diperebutkan. Agar partai nasional baru dapat didirikan, organisasi pendirinya harus memenuhi syarat sebagai komite partai politik dan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Federal.

"Cara kita akan memecahkan sistem unipartai adalah dengan menggunakan varian dari bagaimana Epaminondas menghancurkan mitos tentang ketakterlawanan Spartan di Leuctra: kekuatan yang sangat terkonsentrasi di lokasi yang tepat di medan perang," Musk menambahkan dalam posting lanjutan.

"Jika RUU belanja gila-gilaan ini disahkan, Partai Amerika akan dibentuk keesokan harinya," tulis Musk awal minggu ini, menjelang pemungutan suara Senat dan DPR atas RUU tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
AS Serang Iran, Ledakan...
AS Serang Iran, Ledakan Hebat Terdengar di Bandara Abbas hingga Pulau Qeshm
Tersingkir dari Piala...
Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Pemain Kolombia Dapat Ancaman Pembunuhan
Rekomendasi
Kemendikdasmen Terbitkan...
Kemendikdasmen Terbitkan SE Pembatasan Penggunaan Gawai di Sekolah
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
Siap-siap Menyambut...
Siap-siap Menyambut Bulan Safar : Sejarah, Kedudukan, Mitos hingga Amalan Sunahnya
Berita Terkini
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Infografis
Trump Menugaskan Elon...
Trump Menugaskan Elon Musk untuk Acak-acak Pentagon
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved