Hamas Siap Akhiri Perang Sepenuhnya, Bukan Gencatan Senjata 60 Hari

Kamis, 03 Juli 2025 - 15:28 WIB
Kelompok pejuang tersebut mengatakan bersedia membebaskan 50 sandera yang tersisa – kurang dari setengahnya diyakini masih hidup – dengan imbalan penarikan penuh Israel dan berakhirnya perang secara permanen. Israel telah menolak persyaratan tersebut.

"Tidak akan ada Hamas," ujar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pidatonya pada hari Rabu.

Ia bersikeras kelompok itu harus menyerah, melucuti senjata, dan meninggalkan Gaza, syarat yang ditolak Hamas.

Perang, yang kini memasuki bulan ke-22, telah menghancurkan Gaza. Menurut kementerian kesehatan yang dipimpin Hamas, jumlah korban tewas di daerah kantong itu telah melampaui 57.000 orang hingga Rabu, seiring meningkatnya serangan Israel di tengah pembicaraan gencatan senjata.

Baca juga: Rincian Dampak Serangan Rudal Iran di Pusat Ilmiah-Militer Israel, Institut Weizmann Rugi Rp9 Triliun
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!