Pentagon: Dibom AS, Program Nuklir Iran Mundur 1 hingga 2 Tahun

Kamis, 03 Juli 2025 - 08:31 WIB
Misi tersebut menargetkan tiga fasilitas nuklir Iran: Fordow, Natanz, dan Isfahan.

Sebanyak 14 GBU-57 Massive Ordnance Penetrators (MOP)—bom penghancur bunker seberat 30.000 pon—dijatuhkan di situs nuklir Fordow dan Natanz. Selain itu, kapal selam berpeluru kendali AS meluncurkan lebih dari dua lusin rudal jelajah serang darat Tomahawk ke situs nuklir Isfahan.

Menyusul pengeboman AS yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap infrastruktur nuklir Iran, laporan yang saling bertentangan muncul mengenai tingkat kerusakan.

Penilaian awal yang bocor ke media dari Badan Intelijen Pertahanan (DIA) Pentagon menunjukkan bahwa Iran mungkin masih mempertahankan sebagian besar kemampuan nuklirnya.

DIA mengonfirmasi kepada Al Arabiya English bahwa mereka telah meluncurkan penyelidikan atas kebocoran penilaian rahasia tersebut, yang menggambarkannya sebagai "penilaian awal" dan "tidak meyakinkan".

Pejabat dari pemerintahan Presiden Donald Trump telah menolak temuan intelijen yang bocor tersebut, dengan bersikeras bahwa lokasi tersebut "hancur lebur."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!