Media Yahudi Sebut Kota Bat Yam di Israel Tampak seperti Gaza karena Serangan Rudal Iran

Selasa, 01 Juli 2025 - 02:20 WIB
Melansir Press TV, rezim Israel melancarkan agresi yang tidak beralasan terhadap Republik Islam pada tanggal 13 Juni, dengan dukungan Amerika, membunuh beberapa komandan militer tingkat atas, ilmuwan, dan banyak warga sipil biasa lainnya, termasuk wanita dan anak-anak.

Pada hari yang sama, angkatan bersenjata Iran, yang dipelopori oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), melancarkan kampanye balasan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap rezim Israel yang dikenal sebagai Operasi True Promise III.

Ketika angkatan bersenjata Iran menggempur Israel beserta infrastruktur militer dan industrinya, menggunakan banyak rudal generasi baru yang secara tepat mengenai sasaran yang ditentukan, rezim yang tengah berjuang itu terpaksa menghentikan agresinya terhadap Iran secara sepihak pada tanggal 24 Juni.

Setelah tindakan sepihak tersebut, Iran juga menghentikan kampanye pembalasannya setelah melancarkan 22 gelombang serangan yang berhasil terhadap wilayah yang diduduki Israel.

Kementerian kesehatan Israel mengonfirmasi 29 korban tewas dan 3.238 korban luka akibat serangan balasan Iran, meskipun para pengamat mengatakan angka tersebut kemungkinan jauh lebih tinggi karena sejarah Israel dalam menyensor statistik korban.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!