Muslim Pertama Calon Wali Kota New York Zohran Mamdani Hadapi Serangan Rasis
Sabtu, 28 Juni 2025 - 12:35 WIB
"Jenis rasisme ini tidak memiliki tempat di Amerika. Imigran membuat negara kita hebat, dan saya sangat mengutuk kefanatikan anti-imigran yang mencolok ini dari Andy Ogles," ujar dia.
Komite Keamanan Dalam Negeri DPR dari Partai Demokrat menyebut komentarnya dalam posting pada tanggal 26 Juni di X sebagai "Omong kosong rasis."
Anggota Kongres dari Partai Demokrat Rashida Tlaib pada hari Jumat memposting pernyataan di X dari anggota Kongres Muslim Amerika yang mengutuk serangan "anti-Muslim" Ogle.
"Fitnah keji, anti-Muslim, dan rasis dari rekan-rekan kami di kedua kubu yang menyerang Zohran Mamdani tidak dapat ditanggapi dengan diam," bunyi pernyataan tersebut.
Pernyataan tersebut ditandatangani oleh Tlaib, Anggota Kongres Ilhan Omar dan Lateefah Simon, dan Anggota Kongres Andre Carson.
Corey Saylor, direktur penelitian dan advokasi di organisasi hak-hak sipil dan advokasi Council on American-Islamic Relations (Cair) mengatakan kepada Middle East Eye bahwa serangan terhadap Mamdani adalah bagian dari perspektif yang sudah mengakar selama puluhan tahun terhadap Muslim: "Kefanatikan anti-Muslim yang telah meletus secara daring setelah pemilihan pendahuluan wali kota dari Partai Demokrat di New York City sama tidak jujurnya dengan bahayanya."
Ia menambahkan bahwa hal itu "bukan hal baru" bagi komunitas Muslim Amerika.
"Para politisi, influencer, dan kelompok pembenci yang melancarkan gelombang pembicaraan Islamofobia yang tidak rasional menggunakan taktik yang sama yang telah digunakan selama beberapa dekade untuk memanipulasi warga Amerika agar takut kepada Muslim mana pun yang terlibat dalam kehidupan politik," ujar dia.
"Islamofobia adalah bentuk kefanatikan terakhir yang diterima secara luas dalam kehidupan politik Amerika, dan ini harus diubah sebelum mengarah pada lebih banyak diskriminasi dan ancaman kekerasan terhadap Muslim Amerika yang sedang menduduki jabatan publik," ungkap dia.
Komite Keamanan Dalam Negeri DPR dari Partai Demokrat menyebut komentarnya dalam posting pada tanggal 26 Juni di X sebagai "Omong kosong rasis."
Anggota Kongres dari Partai Demokrat Rashida Tlaib pada hari Jumat memposting pernyataan di X dari anggota Kongres Muslim Amerika yang mengutuk serangan "anti-Muslim" Ogle.
"Fitnah keji, anti-Muslim, dan rasis dari rekan-rekan kami di kedua kubu yang menyerang Zohran Mamdani tidak dapat ditanggapi dengan diam," bunyi pernyataan tersebut.
Pernyataan tersebut ditandatangani oleh Tlaib, Anggota Kongres Ilhan Omar dan Lateefah Simon, dan Anggota Kongres Andre Carson.
Corey Saylor, direktur penelitian dan advokasi di organisasi hak-hak sipil dan advokasi Council on American-Islamic Relations (Cair) mengatakan kepada Middle East Eye bahwa serangan terhadap Mamdani adalah bagian dari perspektif yang sudah mengakar selama puluhan tahun terhadap Muslim: "Kefanatikan anti-Muslim yang telah meletus secara daring setelah pemilihan pendahuluan wali kota dari Partai Demokrat di New York City sama tidak jujurnya dengan bahayanya."
Ia menambahkan bahwa hal itu "bukan hal baru" bagi komunitas Muslim Amerika.
"Para politisi, influencer, dan kelompok pembenci yang melancarkan gelombang pembicaraan Islamofobia yang tidak rasional menggunakan taktik yang sama yang telah digunakan selama beberapa dekade untuk memanipulasi warga Amerika agar takut kepada Muslim mana pun yang terlibat dalam kehidupan politik," ujar dia.
"Islamofobia adalah bentuk kefanatikan terakhir yang diterima secara luas dalam kehidupan politik Amerika, dan ini harus diubah sebelum mengarah pada lebih banyak diskriminasi dan ancaman kekerasan terhadap Muslim Amerika yang sedang menduduki jabatan publik," ungkap dia.
Lihat Juga :