Gedung Putih: Tak Ada Indikasi Iran Pindahkan Uranium sebelum Serangan AS

Jum'at, 27 Juni 2025 - 08:44 WIB
Leavitt juga mengatakan pemerintah Presiden Donald Trump membuka kembali pintu perundingan dengan Iran untuk menjamin bahwa negara Islam itu tidak memperkaya uranium dalam program nuklirnya.

Leavitt menjelaskan tujuan dasar dari setiap pertemuan di masa mendatang.

"Kami ingin memastikan bahwa kami dapat mencapai titik di mana Iran menyetujui program nuklir sipil non-pengayaan," kata Leavitt, seperti dikutip dari CBS News, Jumat (27/6/2025). "Dan ada banyak permintaan lain yang diajukan Amerika Serikat."

Pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan berbagai opsi untuk menarik Iran kembali ke meja perundingan, kata sumber yang mengetahui perencanaan tersebut kepada CBS News.

Pilihannya termasuk membantu Iran mengakses USD20 miliar hingga USD30 miliar, sehingga dapat membangun program nuklir sipil, non-pengayaan, dan penghasil energi, kata sumber tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!