6 Jenis Rudal Iran yang Mampu Tembus Iron Dome Israel

Selasa, 24 Juni 2025 - 14:15 WIB

4. Rudah Fattah-2

Pada bulan November tahun lalu, Iran memperkenalkan model Fattah-2 yang telah disempurnakan. Sementara tahap pertamanya tetap sama dengan versi awal, tahap kedua memiliki hulu ledak yang berbeda desain.

Pendorong bahan bakar padat Fattah-2 membawa hulu ledak luncur, yang menciptakan klasifikasi baru di bidang ini: Kendaraan Luncur Hipersonik (HCGV).

Fattah-2 memiliki jangkauan 1.400 km, panjang sekitar 12 meter, dan berat hingga 4.100 kilogram, dengan tahap kedua seberat 500 kg, yang 200 kg di antaranya adalah muatan peledak.

5. Kheibar Shekan

Iran mengumumkan peluncuran pertama rudal balistik Kheibar Shekan yang memiliki hulu ledak ganda selama gelombang kedua puluh Operasi True Promise III.

Dalam sebuah pernyataan, departemen hubungan masyarakat Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan bahwa fase operasi balasan ini menandai debut rudal balistik Kheibar Shekan generasi ketiga, yang berhasil menyerang target yang dituju.

Gelombang kedua puluh terjadi hanya beberapa jam setelah Amerika Serikat mengklaim telah menyerang tiga fasilitas nuklir Iran di Fordow, Natanz, dan Isfahan.

Rudal tersebut menggunakan hulu ledak yang dapat bermanuver dan mampu menyesuaikan lintasannya saat turun, mempertahankan arah hingga menghantam, dan mengirimkan beberapa muatan berdaya ledak tinggi dan sangat merusak.

Sirene dilaporkan berbunyi hanya setelah rudal tersebut mengenai sasaran secara langsung, yang membuat wilayah pendudukan menjadi kacau, seperti yang disaksikan dalam beberapa gelombang Operasi True Promise III sebelumnya.

6. Qassem Basir

Iran mengungkap rudal balistik terbarunya, Qassem Basir, rudal berbahan bakar padat dengan jangkauan 1.200 kilometer. Qassem Basir telah dikembangkan sebagai versi terbaru dari rudal balistik Martyr Haj Qassem.

Menurut pejabat militer, rudal tersebut telah mengalami modifikasi signifikan pada desain hulu ledaknya, yang memungkinkannya bermanuver lebih efektif dan menghindari sistem pertahanan rudal.

Qassem Basir dilengkapi dengan sistem pemandu pencitraan termal, yang meningkatkan presisinya dan membuatnya tahan terhadap peperangan elektronik.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!