Bocoran Audio Mossad kepada Jenderal Iran: Anda Punya Waktu 12 Jam untuk Melarikan Diri!
Selasa, 24 Juni 2025 - 12:44 WIB
Agen Mossad itu mengaku menelepon dari negara yang tak disebutkan namanya, yang beberapa saat sebelumnya telah membunuh tokoh-tokoh penting IRGC, termasuk Mayor Jenderal Hossein Salami, Letnan Jenderal Mohammad Bagheri, dan Ali Shamkhani. Media pemerintah Iran kemudian mengeklaim bahwa Shamkhani selamat dari serangan itu.
"Dengar baik-baik. Saya menelepon dari negara yang dua jam lalu mengirim Bagheri, Salami, Shamkhani, satu per satu, ke neraka," kata agen Mossad, seperti yang terdengar dalam rekaman audio.
"Apakah Anda ingin menjadi salah satu dari mereka? Apakah Anda ingin menjadi orang berikutnya dalam daftar? Apakah Anda juga ingin menghancurkan istri dan anak Anda? Tidak, kan?" imbuh agen tersebut.
Seorang jenderal Iran, seperti dilaporkan The Washington Post, Selasa (24/6/2025), kemudian menjawab: "Jadi, apa yang harus saya lakukan?"
Agen itu memerintahkannya untuk merekam video yang mengecam rezim Iran dan mengirimkannya melalui Telegram. Masih belum jelas apakah video itu dibuat.
Sumber-sumber Zionis mengatakan Israel telah menyampaikan ancaman dalam bahasa Persia, yang menargetkan komandan tingkat menengah dan tinggi dengan tujuan untuk mengacaukan kepemimpinan Iran dan menghalangi calon penggantinya untuk maju.
"Dengar baik-baik. Saya menelepon dari negara yang dua jam lalu mengirim Bagheri, Salami, Shamkhani, satu per satu, ke neraka," kata agen Mossad, seperti yang terdengar dalam rekaman audio.
"Apakah Anda ingin menjadi salah satu dari mereka? Apakah Anda ingin menjadi orang berikutnya dalam daftar? Apakah Anda juga ingin menghancurkan istri dan anak Anda? Tidak, kan?" imbuh agen tersebut.
Seorang jenderal Iran, seperti dilaporkan The Washington Post, Selasa (24/6/2025), kemudian menjawab: "Jadi, apa yang harus saya lakukan?"
Agen itu memerintahkannya untuk merekam video yang mengecam rezim Iran dan mengirimkannya melalui Telegram. Masih belum jelas apakah video itu dibuat.
Sumber-sumber Zionis mengatakan Israel telah menyampaikan ancaman dalam bahasa Persia, yang menargetkan komandan tingkat menengah dan tinggi dengan tujuan untuk mengacaukan kepemimpinan Iran dan menghalangi calon penggantinya untuk maju.
Lihat Juga :