Efek Iran Merudal RS Israel: Warga Zionis Shock, Netanyahu Marah
Jum'at, 20 Juni 2025 - 07:54 WIB
"Kami akan membuat para tiran di Teheran membayar harga yang mahal," kata Netanyahu dalam sebuah posting di X.
Pihak berwenang Iran kemudian mengatakan bahwa rentetan serangan itu menargetkan pos komando dan pangkalan intelijen Israel di dekatnya, menurut sebuah laporan yang diterbitkan oleh kantor berita negara, IRNA.
Korps Garda Revolusi Islam Iran juga turut memberikan tanggapan.
"Dalam operasi ini, pusat komando dan intelijen rezim di dekat sebuah rumah sakit menjadi sasaran rudal yang sangat akurat dan berpemandu," kata pasukan itu dalam sebuah pernyataan.
Di tempat lain di Israel pada hari Kamis, bangunan-bangunan juga rusak di kota-kota pusat Ramat Gan dan Holon, dekat dengan pusat pesisir Tel Aviv, yang telah berulang kali menjadi sasaran rudal Iran sejak perang pecah antara kedua negara Jumat lalu.
"Yang sebenarnya adalah, Tuhan bersama kita dan pemerintah harus terus melakukan apa yang sedang dilakukannya," kata Renana, seorang warga di sebuah gedung yang terkena serangan di Ramat Gan.
Di Soroka Medical Centre, Boris Knaizer, yang mengepalai departemen oftalmologi, merasa bingung. Dia mengatakan departemen tersebut merawat sekitar 50.000 pasien per tahun.
"Dan sekarang, bagaimana kami akan menerima mereka?" tanyanya. "Kami tidak tahu, kami tidak punya tempat, kami tidak punya kamar, semuanya telah hancur."
Pihak berwenang Iran kemudian mengatakan bahwa rentetan serangan itu menargetkan pos komando dan pangkalan intelijen Israel di dekatnya, menurut sebuah laporan yang diterbitkan oleh kantor berita negara, IRNA.
Korps Garda Revolusi Islam Iran juga turut memberikan tanggapan.
"Dalam operasi ini, pusat komando dan intelijen rezim di dekat sebuah rumah sakit menjadi sasaran rudal yang sangat akurat dan berpemandu," kata pasukan itu dalam sebuah pernyataan.
Di tempat lain di Israel pada hari Kamis, bangunan-bangunan juga rusak di kota-kota pusat Ramat Gan dan Holon, dekat dengan pusat pesisir Tel Aviv, yang telah berulang kali menjadi sasaran rudal Iran sejak perang pecah antara kedua negara Jumat lalu.
"Yang sebenarnya adalah, Tuhan bersama kita dan pemerintah harus terus melakukan apa yang sedang dilakukannya," kata Renana, seorang warga di sebuah gedung yang terkena serangan di Ramat Gan.
Di Soroka Medical Centre, Boris Knaizer, yang mengepalai departemen oftalmologi, merasa bingung. Dia mengatakan departemen tersebut merawat sekitar 50.000 pasien per tahun.
"Dan sekarang, bagaimana kami akan menerima mereka?" tanyanya. "Kami tidak tahu, kami tidak punya tempat, kami tidak punya kamar, semuanya telah hancur."
(mas)
Lihat Juga :