Perusahaan Farmasi Dunia Teken Komitmen Soal Keamanan Vaksin, Rusia: Itu Tidak Cukup
Selasa, 08 September 2020 - 19:00 WIB
Rusia mengatakan komitmen yang dibuat oleh sembilan perusahaan farmasi dunia soal keamanan vaksin tidaklah cukup. Foto/REUTERS
MOSKOW - Rusia mengatakan komitmen yang dibuat oleh sembilan perusahaan farmasi dunia soal keamanan vaksin Covid-19 tidaklah cukup. Sembilan perusahaan tersebut adalah AstraZeneca, BioNTech, GlaxoSmithKline, Johnson & Johnson, Merck, Moderna, Novavax, Pfizer dan Sanofi.
Dalam pernyataan bersama, kesembilan perusahaan itu mengatakan mereka ingin memperjelas komitmen berkelanjutan untuk mengembangkan dan menguji vaksin potensial untuk Covid-19 sesuai dengan standar etika yang tinggi dan prinsip ilmiah yang baik. ( Baca juga: Harga Vaksin Merah Putih Ditaksir Rp74.087 Perdosis )
"Keamanan dan kemanjuran vaksin, termasuk vaksin potensial untuk Covid-19, ditinjau dan ditentukan oleh badan pengatur ahli di seluruh dunia, seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)," ujarnya.
Pemimpin Russia Direct Investmen Fund (RDIF), Kirill Dmitriev mengatakan apa yang dilakukan perusahaan-perusahaan farmasi tersebut tidaklah cukup. Ini karena tidak membahas mengenai efek dampak panjang dari vaksin yang tengah dikembangkan.
Dalam pernyataan bersama, kesembilan perusahaan itu mengatakan mereka ingin memperjelas komitmen berkelanjutan untuk mengembangkan dan menguji vaksin potensial untuk Covid-19 sesuai dengan standar etika yang tinggi dan prinsip ilmiah yang baik. ( Baca juga: Harga Vaksin Merah Putih Ditaksir Rp74.087 Perdosis )
"Keamanan dan kemanjuran vaksin, termasuk vaksin potensial untuk Covid-19, ditinjau dan ditentukan oleh badan pengatur ahli di seluruh dunia, seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)," ujarnya.
Pemimpin Russia Direct Investmen Fund (RDIF), Kirill Dmitriev mengatakan apa yang dilakukan perusahaan-perusahaan farmasi tersebut tidaklah cukup. Ini karena tidak membahas mengenai efek dampak panjang dari vaksin yang tengah dikembangkan.
Lihat Juga :