Punya Senjata Nuklir, Pakistan Akan Selalu Dukung Iran
Minggu, 15 Juni 2025 - 02:20 WIB
“Dewan Keamanan PBB tidak dapat menghentikan mesin perang Israel. Dari perspektif Iran, ya, kami memang mendapat dukungan simbolis dari beberapa negara Arab-Muslim serta Rusia dan Cina, tetapi pada dasarnya Iran tidak mendapatkan banyak persenjataan dari negara-negara ini.”
Kemudian, Hamed Mousavi, seorang profesor ilmu politik di Universitas Teheran, mengatakan tidak ada seorang pun di Iran yang mendengarkan pesan rezim PM Israel Benjamin Netanyahu yang ditujukan kepada rakyat Iran.
“Kami tidak melihat protes atau kerusuhan apa pun [terhadap rezim Iran] di jalan-jalan Teheran atau kota-kota lain,” katanya.
Analis tersebut menunjukkan bahwa Perdana Menteri Netanyahu “munafik” karena berbicara tentang pembebasan rakyat Iran “sementara mengebom mereka pada saat yang sama”.
Mousavi mencatat bahwa Israel telah berperan penting dalam membujuk Amerika Serikat untuk memberikan sanksi kepada Iran. “Kami tahu bahwa sanksi tersebut pada akhirnya merugikan rakyat Iran, jadi tidak banyak simpati terhadap Israel saat ini,” katanya kepada Al Jazeera.
“Serangan [terhadap Iran] tidak beralasan dan terjadi pada saat negosiasi nuklir dengan Amerika sedang berlangsung, setidaknya secara relatif. Bahkan Donald Trump telah berulang kali mengatakan bahwa segala sesuatunya sedang berjalan maju. Pengeboman [Israel] pada dasarnya menghancurkan jalan itu.”
Kemudian, Hamed Mousavi, seorang profesor ilmu politik di Universitas Teheran, mengatakan tidak ada seorang pun di Iran yang mendengarkan pesan rezim PM Israel Benjamin Netanyahu yang ditujukan kepada rakyat Iran.
“Kami tidak melihat protes atau kerusuhan apa pun [terhadap rezim Iran] di jalan-jalan Teheran atau kota-kota lain,” katanya.
Analis tersebut menunjukkan bahwa Perdana Menteri Netanyahu “munafik” karena berbicara tentang pembebasan rakyat Iran “sementara mengebom mereka pada saat yang sama”.
Mousavi mencatat bahwa Israel telah berperan penting dalam membujuk Amerika Serikat untuk memberikan sanksi kepada Iran. “Kami tahu bahwa sanksi tersebut pada akhirnya merugikan rakyat Iran, jadi tidak banyak simpati terhadap Israel saat ini,” katanya kepada Al Jazeera.
“Serangan [terhadap Iran] tidak beralasan dan terjadi pada saat negosiasi nuklir dengan Amerika sedang berlangsung, setidaknya secara relatif. Bahkan Donald Trump telah berulang kali mengatakan bahwa segala sesuatunya sedang berjalan maju. Pengeboman [Israel] pada dasarnya menghancurkan jalan itu.”
(ahm)
Lihat Juga :