Iran Desak Pertemuan Darurat Dewan Keamanan PBB Bahas Serangan Israel
Jum'at, 13 Juni 2025 - 18:45 WIB
Kerusakan akibat serangan Israel di Teheran pada 13 Juni 2025. Foto/tasnim
TEHERAN - Iran meminta pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB menyusul serangan Israel yang menargetkan program nuklir dan militernya pagi ini. Media pemerintah melaporkan Amir Saeed Iravani, perwakilan tetap Iran di PBB, mengajukan permintaan tertulis untuk pertemuan darurat dewan.
“Amir Saeed Iravani menyerukan agar dewan mengambil tindakan tegas ... terhadap tindakan kriminal ini," ungkap laporan kantor berita negara Iran Tasnim.
"Dalam tindakan yang sembrono, ilegal, dan terencana, rezim Zionis telah melakukan serangkaian serangan militer terkoordinasi terhadap fasilitas nuklir dan infrastruktur sipil Republik Islam Iran, yang dianggap sebagai pelanggaran nyata terhadap Piagam PBB dan prinsip-prinsip dasar hukum internasional, dan yang konsekuensinya yang berbahaya mengancam perdamaian dan keamanan regional dan internasional secara serius," ungkap surat itu.
Sementara itu, pertemuan luar biasa Dewan Gubernur pengawas nuklir PBB akan diadakan untuk membahas serangan Israel terhadap Iran setelah setidaknya satu negara di dewan meminta pertemuan tersebut pada sesi triwulanan badan tersebut hari ini, menurut diplomat yang dikutip kantor berita Reuters.
“Amir Saeed Iravani menyerukan agar dewan mengambil tindakan tegas ... terhadap tindakan kriminal ini," ungkap laporan kantor berita negara Iran Tasnim.
"Dalam tindakan yang sembrono, ilegal, dan terencana, rezim Zionis telah melakukan serangkaian serangan militer terkoordinasi terhadap fasilitas nuklir dan infrastruktur sipil Republik Islam Iran, yang dianggap sebagai pelanggaran nyata terhadap Piagam PBB dan prinsip-prinsip dasar hukum internasional, dan yang konsekuensinya yang berbahaya mengancam perdamaian dan keamanan regional dan internasional secara serius," ungkap surat itu.
Sementara itu, pertemuan luar biasa Dewan Gubernur pengawas nuklir PBB akan diadakan untuk membahas serangan Israel terhadap Iran setelah setidaknya satu negara di dewan meminta pertemuan tersebut pada sesi triwulanan badan tersebut hari ini, menurut diplomat yang dikutip kantor berita Reuters.
Lihat Juga :