Trump Tegaskan AS akan Membela Israel jika Iran Membalas Serangan

Jum'at, 13 Juni 2025 - 16:45 WIB
Media Iran melaporkan lima orang tewas dan 20 orang terluka di Teheran setelah serangan tersebut. Serangan itu terjadi hanya dua hari sebelum putaran keenam perundingan nuklir AS-Iran yang dijadwalkan pada hari Minggu di Oman.

Trump mengatakan kepada Fox News bahwa ia telah berbicara dengan Netanyahu beberapa kali dalam beberapa hari terakhir dan mengetahui rencana serangan tersebut sebelumnya, seraya menambahkan bahwa “tidak ada kejutan.”

Namun, ia menekankan “AS tidak terlibat secara militer” dan menyatakan harapan Iran akan kembali berunding.

“Iran tidak dapat memiliki bom nuklir dan kami berharap untuk kembali ke meja perundingan. Kita lihat saja nanti. Ada beberapa orang dalam kepemimpinan yang tidak akan kembali,” ujar Trump, yang tampaknya merujuk pada pejabat Iran yang tewas dalam serangan itu.

Media Iran mengidentifikasi para korban sebagai komandan IRGC Hossein Salami, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Gholam Ali Rashid, dan ilmuwan nuklir Mohammad Mehdi Tehranchi dan Fereydoon Abbasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!