Assad Lengser, AS Akan Hapus Suriah dari Daftar Negara Nakal

Minggu, 08 Juni 2025 - 13:52 WIB
Barrack menyampaikan pernyataan tersebut saat berkunjung ke Damaskus pada 29 Mei, saat dia mengadakan pertemuan dengan Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa dan Menteri Luar Negeri As'ad Al-Shibani.

"Tujuan utama pemerintahan AS adalah untuk memberdayakan pemerintahan saat ini di Damaskus," kata Barrack, yang menandakan perubahan signifikan dalam kebijakan Amerika setelah bertahun-tahun mengalami isolasi diplomatik dan sanksi, sebagaimana dikutip dari The New Arab, Minggu (8/6/2025).

Selama kunjungan tersebut, Barrack dan pejabat Suriah dilaporkan membahas berbagai masalah termasuk sanksi AS dan masa depan hubungan Suriah-Amerika.

Dalam beberapa minggu terakhir, pemerintahan Trump telah mengambil beberapa langkah untuk mendukung kepemimpinan baru Suriah. Yang paling menonjol, Presiden Trump mengumumkan dari Arab Saudi pada 13 Mei bahwa AS akan mencabut sanksi terhadap Suriah dalam upaya membantu pemulihan negara tersebut dan mendukung upaya stabilisasi.

Selain itu, dalam beberapa hari mendatang, delegasi militer AS tingkat tinggi akan melakukan perjalanan ke Suriah untuk meresmikan kehadiran militer AS di negara tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!