Iran Minta Jaminan AS untuk Mencabut Sanksi
Senin, 02 Juni 2025 - 18:10 WIB
Amerika Serikat telah mengirim Iran proposal untuk kesepakatan nuklir yang disebut Gedung Putih "dapat diterima" dan merupakan "kepentingan terbaiknya" untuk diterima, media AS melaporkan pada hari Sabtu.
The New York Times, mengutip pejabat yang mengetahui pertukaran diplomatik tersebut, mengatakan proposal tersebut menyerukan Iran untuk menghentikan semua pengayaan dan menyarankan pembentukan kelompok regional untuk memproduksi tenaga nuklir.
Iran telah mengadakan lima putaran pembicaraan dengan Amerika Serikat untuk mencari perjanjian baru untuk menggantikan kesepakatan dengan negara-negara besar yang ditinggalkan Trump selama masa jabatan pertamanya pada tahun 2018.
Baca Juga: 12 Tentaranya Tewas saat Latihan Tempur, Panglima Angkatan Darat Ukraina Mundur
Sementara itu, Amerika Serikat mengirim Iran proposal untuk kesepakatan nuklir yang menurut Gedung Putih "dapat diterima" dan merupakan "kepentingan terbaiknya" untuk diterima.
Itu terjadi tak lama setelah laporan PBB mengatakan Republik Islam telah meningkatkan produksi uranium yang sangat diperkaya.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan dia disajikan dengan "elemen proposal AS" oleh mitranya dari Oman selama kunjungannya ke Teheran pada hari Sabtu.
"Utusan Khusus Witkoff telah mengirim proposal yang terperinci dan dapat diterima kepada rezim Iran, dan merupakan kepentingan terbaik mereka untuk menerimanya," kata sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt, New York Times melaporkan.
The New York Times, mengutip pejabat yang mengetahui pertukaran diplomatik tersebut, mengatakan proposal tersebut menyerukan Iran untuk menghentikan semua pengayaan dan menyarankan pembentukan kelompok regional untuk memproduksi tenaga nuklir.
Iran telah mengadakan lima putaran pembicaraan dengan Amerika Serikat untuk mencari perjanjian baru untuk menggantikan kesepakatan dengan negara-negara besar yang ditinggalkan Trump selama masa jabatan pertamanya pada tahun 2018.
Baca Juga: 12 Tentaranya Tewas saat Latihan Tempur, Panglima Angkatan Darat Ukraina Mundur
Sementara itu, Amerika Serikat mengirim Iran proposal untuk kesepakatan nuklir yang menurut Gedung Putih "dapat diterima" dan merupakan "kepentingan terbaiknya" untuk diterima.
Itu terjadi tak lama setelah laporan PBB mengatakan Republik Islam telah meningkatkan produksi uranium yang sangat diperkaya.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan dia disajikan dengan "elemen proposal AS" oleh mitranya dari Oman selama kunjungannya ke Teheran pada hari Sabtu.
"Utusan Khusus Witkoff telah mengirim proposal yang terperinci dan dapat diterima kepada rezim Iran, dan merupakan kepentingan terbaik mereka untuk menerimanya," kata sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt, New York Times melaporkan.
Lihat Juga :