3 Orang Berpengaruh Rusia Lulusan Amerika Serikat

Selasa, 27 Mei 2025 - 15:20 WIB
Penangkapan Butina pada bulan Juli 2018 awalnya terungkap beberapa jam setelah pertemuan puncak Presiden Donald Trump di Helsinki yang mendapat banyak kritikan dengan Presiden Vladimir Putin.

Rusia telah menyatakan bahwa tuduhan terhadapnya "dibuat-buat" dan bahwa ia dikejar karena alasan "bermotif politik".

Lahir di kota Barnaul, Siberia selatan, pada tahun 1988, menurut halaman Facebook-nya, ia senang menggunakan senjata sejak ia masih kecil, memegang senjata untuk pertama kalinya pada usia 10 tahun.

Ia kuliah di universitas negeri Altai setempat untuk mempelajari ilmu politik dan pendidikan. Ia tampaknya terlibat dalam politik dan aktif dalam perkumpulan debat universitas.

Butina kemudian mendirikan perusahaan furnitur swasta, bepergian ke luar negeri, dan tetap aktif secara politik dengan sayap pemuda partai Rusia Bersatu milik Vladimir Putin. Namun, ia tetap mendapat pujian dari pemimpin oposisi Alexei Navalny, yang menyebutnya sebagai "orang yang baik".

Mempromosikan hak senjata jelas merupakan hasrat yang dalam - dia mendirikan sebuah kelompok yang disebut Hak untuk Membawa Senjata dan menyerukan agar penjualan senjata api laras pendek kepada warga sipil dilegalkan.

Ini, menurutnya, adalah "salah satu keinginan terakhir Mikhail Kalashnikov", penemu senapan AK-47.

Majalah GQ edisi Rusia menulis profil yang mengagumi, lengkap dengan foto-foto dirinya mengenakan sepatu hak tinggi dan Versace, dengan revolver di tangannya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!