Israel Sebut 40.000 Milisi dan Terowongan Masih Aktif di Gaza, Lalu Apa yang Dibom Selama Ini?
Selasa, 27 Mei 2025 - 12:33 WIB
Baca Juga: Israel Ancam Caplok Permukiman Tepi Barat Jika Inggris dan Prancis Akui Negara Palestina
Laporan tersebut selanjutnya menyatakan bahwa Hamas masih memiliki ratusan roket, tetapi menahan diri untuk tidak meluncurkannya karena khawatir terhadap penduduk sipil. Pengakuan ini bertentangan dengan narasi lama Israel bahwa kelompok perlawanan Palestina membahayakan warga sipil tanpa pandang bulu.
Militer Israel juga mengeklaim bahwa kota Khan Younis telah sepenuhnya dikosongkan dan sekitar 700.000 warga Palestina yang mengungsi sekarang berlindung di daerah Mawasi—kondisi yang oleh kelompok hak asasi manusia (HAM) digambarkan sebagai "bencana" dan "tidak layak huni."
Sejak mengingkari gencatan senjata pada 18 Maret, militer Israel telah membunuh dan melukai ribuan warga Palestina di seluruh Jalur Gaza melalui pengeboman udara berdarah dan berkelanjutan.
Pada 7 Oktober 2023, setelah serangan kelompok perlawanan Palestina yang dipimpin Hamas di Israel selatan, militer Zionis melancarkan perang genosida terhadap warga Palestina, menewaskan lebih dari 53.000 orang, melukai lebih dari 122.000 orang, dan lebih dari 14.000 orang masih hilang.
Laporan tersebut selanjutnya menyatakan bahwa Hamas masih memiliki ratusan roket, tetapi menahan diri untuk tidak meluncurkannya karena khawatir terhadap penduduk sipil. Pengakuan ini bertentangan dengan narasi lama Israel bahwa kelompok perlawanan Palestina membahayakan warga sipil tanpa pandang bulu.
Militer Israel juga mengeklaim bahwa kota Khan Younis telah sepenuhnya dikosongkan dan sekitar 700.000 warga Palestina yang mengungsi sekarang berlindung di daerah Mawasi—kondisi yang oleh kelompok hak asasi manusia (HAM) digambarkan sebagai "bencana" dan "tidak layak huni."
Sejak mengingkari gencatan senjata pada 18 Maret, militer Israel telah membunuh dan melukai ribuan warga Palestina di seluruh Jalur Gaza melalui pengeboman udara berdarah dan berkelanjutan.
Pada 7 Oktober 2023, setelah serangan kelompok perlawanan Palestina yang dipimpin Hamas di Israel selatan, militer Zionis melancarkan perang genosida terhadap warga Palestina, menewaskan lebih dari 53.000 orang, melukai lebih dari 122.000 orang, dan lebih dari 14.000 orang masih hilang.
Lihat Juga :