Dari Blokade Laut ke Udara, 3 Alasan Houthi Menarget Bandara-bandara Israel

Selasa, 27 Mei 2025 - 04:50 WIB
Maskapai yang berbasis di Inggris tersebut awalnya menangguhkan layanan hingga pertengahan Juni tetapi merevisi keputusannya karena ketidakstabilan yang terus berlanjut.

Serangan sebelumnya tersebut dilaporkan melewati pertahanan udara Israel dan mendarat hanya ratusan meter dari menara kontrol Terminal 3, dekat jalan akses utama—menimbulkan kekhawatiran serius tentang keselamatan penerbangan.

Sejak saat itu, beberapa maskapai penerbangan internasional telah menilai kembali rute penerbangan mereka, dan banyak yang memilih untuk terus menangguhkan layanan.

3. Menciptakan Status Darurat

Menanggapi meningkatnya kekhawatiran, beberapa maskapai asing telah mengajukan banding ke Kementerian Transportasi Israel untuk secara resmi menyatakan keadaan darurat.

Hal ini akan memungkinkan penyesuaian regulasi untuk meringankan beban keuangan pada maskapai penerbangan saat mereka menghadapi gangguan yang berkepanjangan.

Di antara tuntutan tersebut adalah penangguhan atau pelonggaran kewajiban kompensasi penumpang berdasarkan peraturan penerbangan saat ini, menurut laporan di media Israel.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!