Sekitar 90 Truk Bantuan Capai Beberapa Daerah di Gaza, Bak Setetes Air di Lautan
Sabtu, 24 Mei 2025 - 07:57 WIB
Ia juga mencatat, "Pasokan lain yang mendasar seperti makanan segar, barang-barang kebersihan, agen pemurni air, dan bahan bakar untuk menyalakan rumah sakit tidak diizinkan masuk selama lebih dari 80 hari oleh otoritas Israel.”
Mengatakan bahwa PBB hanya diizinkan membawa "produk nutrisi, beberapa bahan makanan, dan perlengkapan medis," Dujarric melaporkan, "Dari pasokan kemarin, lebih dari 500 palet dengan pasokan nutrisi diturunkan dengan aman di gudang UNICEF di Deir al Balah."
"Ini hampir 20 truk penuh. Mereka termasuk makanan terapeutik siap pakai dan suplemen nutrisi berbasis lipid. Pasokan penyelamat hidup ini sekarang sedang dibongkar dan dikemas ulang sehingga muatan yang lebih kecil dapat menjangkau orang-orang yang membutuhkan melalui puluhan titik distribusi di Gaza," papar dia.
Memperhatikan bahwa orang-orang di Gaza "masih menghadapi risiko kelaparan yang tinggi" karena hampir 80 hari blokade bantuan total oleh Israel, Dujarric menekankan, "Jauh lebih banyak bantuan dibutuhkan di seluruh Gaza," Anadolu melaporkan.
Ia melaporkan Klasifikasi Fase Keamanan Pangan Terpadu menyimpulkan analisis terbarunya yang menegaskan, “Orang-orang di seluruh Gaza berisiko mengalami kelaparan, dengan hampir setengah juta orang berada di ambang kelaparan.”
“OCHA menggarisbawahi sangat penting bagi otoritas Israel memfasilitasi pergerakan konvoi kemanusiaan, termasuk dari Gaza selatan ke utara sehingga semua pasokan dapat menjangkau orang-orang yang membutuhkan di mana pun mereka berada di seluruh Jalur Gaza,” papar dia.
Mengatakan bahwa PBB hanya diizinkan membawa "produk nutrisi, beberapa bahan makanan, dan perlengkapan medis," Dujarric melaporkan, "Dari pasokan kemarin, lebih dari 500 palet dengan pasokan nutrisi diturunkan dengan aman di gudang UNICEF di Deir al Balah."
"Ini hampir 20 truk penuh. Mereka termasuk makanan terapeutik siap pakai dan suplemen nutrisi berbasis lipid. Pasokan penyelamat hidup ini sekarang sedang dibongkar dan dikemas ulang sehingga muatan yang lebih kecil dapat menjangkau orang-orang yang membutuhkan melalui puluhan titik distribusi di Gaza," papar dia.
Memperhatikan bahwa orang-orang di Gaza "masih menghadapi risiko kelaparan yang tinggi" karena hampir 80 hari blokade bantuan total oleh Israel, Dujarric menekankan, "Jauh lebih banyak bantuan dibutuhkan di seluruh Gaza," Anadolu melaporkan.
Ia melaporkan Klasifikasi Fase Keamanan Pangan Terpadu menyimpulkan analisis terbarunya yang menegaskan, “Orang-orang di seluruh Gaza berisiko mengalami kelaparan, dengan hampir setengah juta orang berada di ambang kelaparan.”
“OCHA menggarisbawahi sangat penting bagi otoritas Israel memfasilitasi pergerakan konvoi kemanusiaan, termasuk dari Gaza selatan ke utara sehingga semua pasokan dapat menjangkau orang-orang yang membutuhkan di mana pun mereka berada di seluruh Jalur Gaza,” papar dia.
Lihat Juga :