Hamas Peringatkan Kamp Penahanan Israel di Gaza Selatan Berkedok Bantuan
Jum'at, 23 Mei 2025 - 20:30 WIB
“Rencana ini tidak akan membebaskan pendudukan dari tanggung jawab,” tegas Hamas, sambil memperingatkan, “Skema untuk mendirikan kamp-kamp penahanan di selatan dengan dalih bantuan kemanusiaan akan gagal.”
Hamas menegaskan kembali tuntutannya untuk “koridor kemanusiaan permanen, pencabutan pengepungan sepenuhnya, dan diakhirinya manipulasi kelaparan dan pemerasan kemanusiaan.”
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mengumumkan Tel Aviv hanya tinggal beberapa hari lagi untuk menerapkan sistem bantuan baru untuk Gaza.
Ia juga mengatakan bermaksud membangun “zona steril” yang bebas dari Hamas, tempat warga sipil akan direlokasi dan diberikan kebutuhan pokok.
Netanyahu juga menunjukkan kesediaannya mengakhiri perang jika Hamas membebaskan semua sandera, menyerahkan kekuasaan, dan jika usulan Presiden AS Donald Trump untuk merelokasi penduduk Gaza ke luar Jalur Gaza dilaksanakan.
Hamas menegaskan kembali tuntutannya untuk “koridor kemanusiaan permanen, pencabutan pengepungan sepenuhnya, dan diakhirinya manipulasi kelaparan dan pemerasan kemanusiaan.”
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mengumumkan Tel Aviv hanya tinggal beberapa hari lagi untuk menerapkan sistem bantuan baru untuk Gaza.
Ia juga mengatakan bermaksud membangun “zona steril” yang bebas dari Hamas, tempat warga sipil akan direlokasi dan diberikan kebutuhan pokok.
Netanyahu juga menunjukkan kesediaannya mengakhiri perang jika Hamas membebaskan semua sandera, menyerahkan kekuasaan, dan jika usulan Presiden AS Donald Trump untuk merelokasi penduduk Gaza ke luar Jalur Gaza dilaksanakan.
Lihat Juga :