Hamas Peringatkan Kamp Penahanan Israel di Gaza Selatan Berkedok Bantuan
Jum'at, 23 Mei 2025 - 20:30 WIB
Sejumlah truk bantuan kemanusiaan memasuki Jalur Gaza melalui perbatasan Kerem Abu Salem pada 22 Mei 2025 di Kota Gaza, Gaza. Foto/Tsafrir Abayov/Anadolu Agency
JALUR GAZA - Hamas memperingatkan Israel berencana membangun kamp penahanan di Jalur Gaza selatan dengan kedok pemberian bantuan.Gerakan itu mengklarifikasi Israel menggunakan pembatasan bantuan ke Gaza sebagai alat politik dan keamanan, dalam apa yang disebutnya sebagai strategi "kelaparan yang direkayasa", yang membuka jalan bagi realitas baru yang mencakup pembentukan kamp penahanan di selatan Jalur Gaza.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada hari Kamis (22/5/2025), kelompok itu memperingatkan, "Pendudukan terus merekayasa kelaparan di Gaza. Bantuan saat ini tidak lebih dari setetes air di lautan dibandingkan dengan kebutuhan kemanusiaan."
Hamas menekankan bantuan yang masuk ke Gaza mewakili kurang dari 10% dari kebutuhan sebenarnya, memperingatkan, "Kelaparan meluas dari hari ke hari."
Pernyataan itu menolak apa yang disebutnya sebagai "rencana bantuan ghetto", yang menggambarkannya sebagai upaya menutupi genosida yang sedang berlangsung.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada hari Kamis (22/5/2025), kelompok itu memperingatkan, "Pendudukan terus merekayasa kelaparan di Gaza. Bantuan saat ini tidak lebih dari setetes air di lautan dibandingkan dengan kebutuhan kemanusiaan."
Hamas menekankan bantuan yang masuk ke Gaza mewakili kurang dari 10% dari kebutuhan sebenarnya, memperingatkan, "Kelaparan meluas dari hari ke hari."
Pernyataan itu menolak apa yang disebutnya sebagai "rencana bantuan ghetto", yang menggambarkannya sebagai upaya menutupi genosida yang sedang berlangsung.
Lihat Juga :