Arab Saudi Didesak Bebaskan Ulama Salman al-Awda yang Telah Dipenjara Hampir 7 Tahun

Kamis, 22 Mei 2025 - 14:15 WIB
Rekaman itu adalah panggilan telepon antara Salman al-Awda dan ibu serta putrinya, di mana dia berkata: "Saya baik-baik saja, Alhamdulillah," dan melanjutkan pembahasan tentang Ramadan di bawah karantina wilayah akibat Virus Corona.

Para aktivis pada saat itu mengatakan bahwa kegigihan ulama tersebut untuk berbasa-basi mungkin disebabkan oleh panggilan telepon yang dipantau oleh otoritas penjara.

Kelompok HAM mengatakan bahwa persidangan tersebut merupakan pembalasan politik terhadap Salman al-Awda, seorang tokoh terkemuka dalam gerakan Islam tahun 1990-an yang terkait dengan Ikhwanul Muslimin.

Dia telah menulis ratusan artikel tentang hukum Islam sekaligus merangkul modernitas dan demokrasi.

Pada tahun 2021, kelompok hak asasi Al Qst mengatakan bahwa Salman al-Awda menghadiri sesi persidangan, dan keluarganya diberi tahu bahwa sidang lanjutan akan diadakan, tetapi tidak ada yang dijadwalkan, dan persidangan masih tertunda.

Pemerintah Arab Saudi belum berkomentar atas desakan Amnesty International untuk membebaskan Salman al-Awda.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!