Jet Tempur dan Rudal China Unggul Hadapi Pesawat Barat India, Beijing Makin Pede Rebut Taiwan

Rabu, 21 Mei 2025 - 08:16 WIB
Pengekangan diri Beijing mungkin sebagian berasal dari keinginan menghindari membahayakan pencairan diplomatik baru-baru ini dengan India.

Kedua raksasa itu dalam beberapa bulan terakhir sepakat melanjutkan penerbangan langsung dan bekerja sama dalam masalah perdagangan, setelah hubungan mereka memburuk akibat bentrokan mematikan atas perbatasan darat yang disengketakan pada tahun 2020.

Konflik bulan ini mungkin juga menimbulkan pertanyaan tentang peralatan China lainnya meskipun tampaknya memamerkan kekuatan jet tempurnya.

Pemerintah India mengatakan pekan lalu bahwa angkatan udaranya telah "melewati dan mengganggu sistem pertahanan udara yang dipasok China milik Pakistan" dalam "hanya 23 menit, yang menunjukkan keunggulan teknologi India."

Pada hari Senin, seorang juru bicara kementerian luar negeri China menolak menanggapi klaim India bahwa China juga telah memberi Pakistan dukungan pertahanan udara dan satelit aktif selama bentrokan tersebut.

"Baik India maupun Pakistan adalah tetangga penting China," ujar juru bicara itu, Mao Ning.

Ou Si-fu, peneliti di Institut Penelitian Pertahanan dan Keamanan Nasional Taiwan, mengatakan Taiwan seharusnya tidak bereaksi berlebihan terhadap insiden baru-baru ini.

Ia mencatat belum terverifikasi bahwa rudal PL-15 buatan China benar-benar telah menembak jatuh pesawat India tersebut.

Namun, ia mengakui perkembangan terkini harus dipelajari dengan saksama.

“Ini seperti alarm, yang mengingatkan semua orang untuk tidak ceroboh,” ujar dia. “Taiwan tidak punya modal untuk ceroboh.”

Baca juga: Maroko Jadi Tuan Rumah Unit Militer Israel yang Bunuh 15 Petugas Medis di Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!