250.000 Orang Saksikan Misa Pelantikan Paus Leo XIV

Minggu, 18 Mei 2025 - 16:09 WIB
Pada bulan Februari, ia juga membagikan opini yang diterbitkan di National Catholic Reporter di X berjudul: “JD Vance salah: Yesus tidak meminta kita untuk menentukan peringkat cinta kita kepada orang lain,” setelah komentar Vance, yang pindah agama menjadi Katolik pada tahun 2019, yang dibuat dalam sebuah wawancara di Fox News.

Vatikan belum mengonfirmasi atau membantah apakah unggahan media sosial itu asli. Vance dan Trump juga berselisih dengan Paus Fransiskus mengenai imigrasi.

Kritik Prevost memicu reaksi keras dari pendukung konservatif garis keras Trump setelah ia menjadi paus. Aktivis Laura Loomer, yang menulis di X: “Ia anti-Trump, anti-MAGA, pro-Perbatasan terbuka, dan seorang Marxis total seperti Paus Fransiskus.”

Paus Leo XIV akan tetap aktif di media sosial melalui akun resmi kepausan di X dan Instagram, kata Vatikan minggu lalu. Di X, platform milik Elon Musk, miliarder yang ditugaskan oleh Trump untuk mengurangi pengeluaran pemerintah dan memangkas lapangan kerja, @Pontifex berkomunikasi dalam sembilan bahasa dengan total 52 juta pengikut.

Dalam salah satu posting pertamanya di X, Leo menulis: “Tahta Suci bersedia membantu musuh bertemu, sehingga mereka dapat saling menatap mata dan agar orang-orang dapat diberikan kembali martabat yang layak mereka dapatkan: martabat perdamaian. Dengan sepenuh hati, saya katakan kepada para pemimpin negara: mari kita bertemu; mari kita berdialog; mari kita berunding!”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!