Khamenei Sebut Trump Bohong Inginkan Perdamaian: 'AS Beri Israel Bom 10 Ton, Dijatuhkan di Kepala Anak-anak Gaza'

Minggu, 18 Mei 2025 - 07:57 WIB
"Tidak ada skenario di mana Iran mengabaikan haknya yang diperoleh dengan susah payah untuk pengayaan (uranium) untuk tujuan damai," katanya.

Araghchi memperingatkan pada hari Sabtu bahwa perubahan sikap Washington yang terus-menerus memperpanjang pembicaraan nuklir.

"Benar-benar tidak dapat diterima bahwa Amerika berulang kali mendefinisikan kerangka kerja baru untuk negosiasi yang memperpanjang proses," kata Araghchi dalam sebuah pernyataan yang disiarkan televisi pemerintah Iran.

Pezeshkian mengatakan Iran tidak akan mengundurkan diri dari hak-hak sahnya.

"Karena kami menolak untuk tunduk pada intimidasi, mereka mengatakan kami adalah sumber ketidakstabilan di kawasan ini," katanya.

Putaran keempat pembicaraan Iran-AS berakhir di Oman Minggu lalu. Putaran baru belum dijadwalkan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!