UEA Ingin Hamas Pergi dari Gaza dan Bebaskan Semua Sandera Israel

Sabtu, 17 Mei 2025 - 08:01 WIB
Operasi militer Israel di Jalur Gaza telah meningkat sejak Maret lalu, di tengah peringatan PBB mengenai runtuhnya sistem kesehatan di Jalur Gaza akibat penargetan sistematis Israel terhadap rumah sakit dan infrastruktur sipil serta blokade yang telah melarang masuknya makanan, air, bahan bakar, dan obat-obatan sejak 2 Maret.

Israel telah membantai lebih dari 53.000 warga Palestina di Gaza. Sebagian besar korban tewas adalah wanita dan anak-anak.

Tak ada negara Arab yang berani memberikan sanksi pada Israel dan Amerika Serikat yang memasok persenjataan untuk Zionis.

Baca juga: Trump: Perundingan Ukraina Tak akan Berlanjut kecuali Putin dan Saya Bertemu
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!