3 Alasan Israel Dukung India dalam Perang Melawan Pakistan, Salah Satunya Musuh Bersama
Jum'at, 16 Mei 2025 - 14:34 WIB
Israel dan India memiliki kesamaan mendasar dalam menghadapi ancaman yang mereka sebut sebagai "terorisme Islamis lintas batas". Serangan teror yang terjadi di Pahalgam, Kashmir, pada 22 April 2025 menewaskan 26 orang dan diklaim dilakukan oleh kelompok militan yang berbasis di Pakistan.
"Israel mendukung hak India untuk membela diri. Teroris harus tahu bahwa tidak ada tempat untuk bersembunyi dari kejahatan keji mereka terhadap orang tak bersalah," kata Duta Besar Israel untuk India Reuven Azar, seperti dikutip dari Business Standard.
Israel melihat serangan teror di Pahalgam mirip dengan ancaman yang dihadapinya dari kelompok-kelompok milisi seperti Hamas, Hizbullah, dan Jihad Islam Palestina. Dalam konteks ini, dukungan terhadap India juga merupakan bagian dari narasi global Israel dalam perang melawan “jihad bersenjata”.
India dan Israel telah menjalin kerja sama militer yang sangat erat selama lebih dari dua dekade. Menurut Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), Israel adalah pemasok senjata terbesar ketiga bagi India setelah Rusia dan Prancis.
India telah membeli berbagai teknologi canggih dari Israel, antara lain sistem pertahanan udara SPYDER, drone kamikaze Harop, rudal anti-tank Spike, dan sistem radar dan pengintaian EL/M-2084.
Dalam konflik terbaru, laporan dari berbagai media kedua negara menyebut bahwa India menggunakan drone dan teknologi pengintaian buatan Israel untuk menargetkan apa yang dilklaim sebagai basis kelompok milisi di wilayah Pakistan. Israel, dalam hal ini, secara tidak langsung menjadi bagian dari kemampuan ofensif India.
"Israel mendukung hak India untuk membela diri. Teroris harus tahu bahwa tidak ada tempat untuk bersembunyi dari kejahatan keji mereka terhadap orang tak bersalah," kata Duta Besar Israel untuk India Reuven Azar, seperti dikutip dari Business Standard.
Israel melihat serangan teror di Pahalgam mirip dengan ancaman yang dihadapinya dari kelompok-kelompok milisi seperti Hamas, Hizbullah, dan Jihad Islam Palestina. Dalam konteks ini, dukungan terhadap India juga merupakan bagian dari narasi global Israel dalam perang melawan “jihad bersenjata”.
2. Kemitraan Strategis dan Teknologi Militer
India dan Israel telah menjalin kerja sama militer yang sangat erat selama lebih dari dua dekade. Menurut Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), Israel adalah pemasok senjata terbesar ketiga bagi India setelah Rusia dan Prancis.
India telah membeli berbagai teknologi canggih dari Israel, antara lain sistem pertahanan udara SPYDER, drone kamikaze Harop, rudal anti-tank Spike, dan sistem radar dan pengintaian EL/M-2084.
Dalam konflik terbaru, laporan dari berbagai media kedua negara menyebut bahwa India menggunakan drone dan teknologi pengintaian buatan Israel untuk menargetkan apa yang dilklaim sebagai basis kelompok milisi di wilayah Pakistan. Israel, dalam hal ini, secara tidak langsung menjadi bagian dari kemampuan ofensif India.
Lihat Juga :