Ini Respons Huawei atas Tuduhan Suap pada Parlemen Eropa

Rabu, 14 Mei 2025 - 12:24 WIB
"Kasus yang sedang diselidiki termasuk remunerasi untuk menduduki jabatan politik, hadiah berlebihan seperti makanan dan biaya perjalanan, serta undangan rutin ke pertandingan sepak bola dengan tujuan untuk mempromosikan kepentingan komersial pribadi dalam konteks keputusan politik," kata pihak Kejaksaan Belgia dalam sebuah pernyataan.

Mereka mengatakan dugaan pelanggaran itu terjadi "secara teratur dan sangat rahasia dari tahun 2021 hingga saat ini."

Polisi menggerebek 21 alamat di Brussels, Flanders, Wallonia, dan Portugal serta menangkap beberapa orang.

Menurut laporan Follow The Money, Le Soir, dan Knack, penyidik sedang menyelidiki aktivitas yang terkait dengan 15 mantan dan anggota Parlemen Eropa saat ini.

Beberapa publikasi tersebut melaporkan seorang pelobi senior dari Huawei di Brussels adalah tersangka utama. Kendati demikian, laporan itu belum bisa diverifikasi secara independen.

Dua orang yang bekerja di gedung kantor lobi utama Huawei untuk Uni Eropa di Brussels mengatakan kepada Politico bahwa mereka melihat petugas polisi masuk pada Maret lalu.

Petugas polisi kemudian meninggalkan kantor Huawei di Brussels sambil membawa empat kotak berisi dokumen dan berbagai materi yang disita.

Apa yang Terjadi di Parlemen?



Kantor kejaksaan mengumumkan pada Maret lalu bahwa mereka telah meminta agar segel ditempelkan di gedung Parlemen Eropa, khususnya di kantor yang dialokasikan untuk dua asisten parlemen yang diduga terlibat.

Satu pintu menuju kantor yang merupakan bagian dari delegasi Italia di Partai Rakyat Eropa (EPP) kemudian ditandai dengan tanda bertuliskan “SCELLES JUDICIAIRES” dan “Dilarang keras membuka pintu ini", dan disegel dengan pita polisi biru dan putih.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!