Israel Setujui Metode Baru Pencurian Tanah di Tepi Barat

Selasa, 13 Mei 2025 - 17:05 WIB
Dalam beberapa tahun terakhir, PA meluncurkan proses pendaftaran tanahnya sendiri, yang tidak diakui oleh pemerintah Israel.

Menurut Haaretz, keputusan tersebut juga menguraikan langkah-langkah termasuk memblokir pejabat PA dan surveyor memasuki area tempat proses pendaftaran sedang berlangsung, mencegah transfer bantuan keuangan asing yang dimaksudkan untuk mendukung PA dan menuntut agar pejabat senior PA menghentikan upaya pendaftaran mereka.

Klausul tambahan dari keputusan tersebut menginstruksikan kepala staf tentara, kepala badan keamanan Shin Bet dan kepala Mossad memberikan informasi kepada Kementerian Keuangan tentang dana yang diinvestasikan PA dalam proses pendaftaran, termasuk uang yang dikumpulkan dari negara-negara asing.

Informasi ini kemudian akan digunakan untuk mengurangi jumlah pajak yang dikumpulkan Israel dari Palestina dan ditransfer ke PA.

Katz menyebut keputusan tersebut "revolusioner", mengklaim hal itu "memberikan keadilan bagi permukiman Yahudi di Tepi Barat dan akan mengarah pada penguatan dan perluasannya."

Smotrich, pada bagiannya, mengatakan, “Proses pendaftaran tanah bergabung dengan upaya lain untuk mengatur permukiman baru, perencanaan, konstruksi dan pengembangan jalan dan infrastruktur yang kami pimpin untuk membawa satu juta pemukim lagi (ke wilayah tersebut), memperkuat sabuk keamanan Israel dan menghilangkan apa yang disebutnya sebagai ancaman negara teroris Palestina.”

Baca juga: Hubungan Trump-Netanyahu Retak Makin Dalam, Keduanya Saling Frustrasi
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!