PM India Ultimatum Pakistan: Serangan Belum Berakhir, Hanya Ditunda!
Selasa, 13 Mei 2025 - 07:04 WIB
Modi menceritakan bagaimana serangan tepat dan kuat India telah membuat Pakistan sangat frustrasi, mendorong Islamabad yang dia sebut sebagai "negara yang mensponsori teror" ke dalam keputusasaan.
"Pakistan telah berencana untuk menyerang perbatasan India, tetapi kami menyerang mereka di jantung," kata PM Modi saat dia menyebutkan "universitas teroris" seperti Bhawalpur dan Muridke di provinsi Punjab Pakistan.
"Serangan teroris besar di dunia, baik itu 9/11, pengeboman London Tube, atau serangan teroris besar yang telah terjadi di India dalam beberapa dekade terakhir—akarnya entah bagaimana terhubung dengan tempat persembunyian teroris ini," paparnya.
"Dengan serangan presisinya, India tidak hanya menghancurkan infrastruktur teror Pakistan, tetapi juga menghancurkan moral mereka," imbuh dia.
Pernyataan Modi berbeda dengan klaim Pakistan, yang menyatakan menang telak dalam pertempuran pekan lalu. Islamabad mencontohkan penembakan jatuh beberapa jet tempur India, situs rudal, dan sistem pertahanan.
"Pakistan telah berencana untuk menyerang perbatasan India, tetapi kami menyerang mereka di jantung," kata PM Modi saat dia menyebutkan "universitas teroris" seperti Bhawalpur dan Muridke di provinsi Punjab Pakistan.
"Serangan teroris besar di dunia, baik itu 9/11, pengeboman London Tube, atau serangan teroris besar yang telah terjadi di India dalam beberapa dekade terakhir—akarnya entah bagaimana terhubung dengan tempat persembunyian teroris ini," paparnya.
"Dengan serangan presisinya, India tidak hanya menghancurkan infrastruktur teror Pakistan, tetapi juga menghancurkan moral mereka," imbuh dia.
Pernyataan Modi berbeda dengan klaim Pakistan, yang menyatakan menang telak dalam pertempuran pekan lalu. Islamabad mencontohkan penembakan jatuh beberapa jet tempur India, situs rudal, dan sistem pertahanan.
(mas)
Lihat Juga :