Zelensky Siap Berunding Langsung dengan Putin untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina

Senin, 12 Mei 2025 - 06:35 WIB
Moskow menentang tuntutan gencatan senjata 30 hari yang diusulkan Kyiv dengan alasan bahwa Ukraina akan menggunakannya untuk mempersenjatai kembali dan menyusun kembali militernya.

Zelensky mengeluarkan tuntutan serupa pada hari Sabtu setelah pertemuan dengan sekelompok pemimpin Eropa, termasuk Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Friedrich Merz, dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. Mereka juga mendukung tuntutan Kyiv agar Rusia menyetujui gencatan senjata.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga menyampaikan harapannya agar Moskow dan Kyiv segera menyetujui gencatan senjata selama sebulan. Dia memperingatkan, "AS dan mitranya akan memberlakukan sanksi lebih lanjut jika kesepakatan tercapai tetapi tidak dihormati."

Pada hari Minggu, Trump mengatakan bahwa Kyiv harus menyetujui usulan perundingan damai Moskow segera. Menurutnya, Moskow tidak menginginkan gencatan senjata belaka, tetapi ingin berunding untuk mengakhiri pertumpahan darah.

Kremlin telah menolak apa yang digambarkannya sebagai tekanan eksternal seputar gencatan senjata yang diusulkan Ukraina. Putin juga mencatat bahwa Kyiv melanggar tiga gencatan senjata yang diusulkan oleh Moskow: moratorium 30 hari yang ditengahi AS atas serangan terhadap infrastruktur energi, yang berakhir bulan lalu, gencatan senjata Paskah tanpa syarat, dan gencatan senjata 72 jam Hari Kemenangan Perang Dunia II yang baru saja berakhir.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!