Menhan Pakistan: Opsi Serangan Nuklir terhadap India Memang Ada, tapi...

Minggu, 11 Mei 2025 - 07:08 WIB
Pakistan mengatakan bahwa, sebelum serangannya, India telah menembakkan rudal ke tiga pangkalan udara, termasuk satu yang dekat dengan ibu kota, Islamabad, tetapi pertahanan udara Pakistan mencegat sebagian besar dari rudal tersebut.

Analis dan diplomat telah lama khawatir bahwa konflik antara musuh bebuyutan itu dapat meningkat menjadi penggunaan senjata nuklir, di salah satu wilayah titik api nuklir paling berbahaya dan terpadat di dunia.

Terjebak dalam pertikaian lama atas Kashmir, kedua negara telah terlibat dalam bentrokan setiap hari sejak Rabu ketika India melancarkan serangan di Pakistan terhadap apa yang disebutnya "infrastruktur teroris." Pakistan berjanji akan membalas.

Kementeri Informasi Pakistan mengatakan dalam sebuah posting di X bahwa operasi militer hari Sabtu itu diberi nama "Operasi Bunyanun Marsoos". Istilah tersebut diambil dari Al-Quran dan berarti struktur yang kokoh dan bersatu.

Suara ledakan dilaporkan di Srinagar dan Jammu, India, tempat sirene berbunyi, kata seorang saksi mata Reuters.

"India meluncurkan rudal udara-ke-permukaan melalui pesawatnya...pangkalan Nur Khan, pangkalan Mureed, dan pangkalan Shorkot menjadi sasaran," kata juru bicara militer Pakistan Letnan Jenderal Ahmed Sharif Chaudhry dalam pernyataan yang disiarkan televisi larut malam.

India mengatakan serangannya pada hari Rabu, yang memulai bentrokan terbaru antara kedua negara, merupakan balasan atas serangan teror yang menewaskan 26 turis Hindu di Kashmir India bulan lalu.

Pakistan membantah tuduhan India bahwa mereka terlibat dalam serangan wisatawan tersebut. Sejak hari Rabu lalu, kedua negara saling tembak lintas perbatasan, dan saling mengirim pesawat nirawak dan rudal ke wilayah udara masing-masing.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!