Respons Pemimpin Dunia atas Operasi Sindoor, Turki: Perang Habis-habisan Terbuka Lebar

Kamis, 08 Mei 2025 - 02:20 WIB
“Dunia tidak mampu menanggung konfrontasi militer antara India dan Pakistan,” tambahnya.

4. Menteri Luar Negeri Prancis

Prancis telah meminta India dan Pakistan untuk menahan diri karena kekerasan terburuk dalam dua dekade terjadi antara dua negara tetangga bersenjata nuklir tersebut.

“Kami memahami keinginan India untuk melindungi dirinya dari momok terorisme, tetapi kami jelas meminta India dan Pakistan untuk menahan diri guna menghindari eskalasi dan, tentu saja, untuk melindungi warga sipil,” kata Menteri Luar Negeri Jean-Noel Barrot dalam sebuah wawancara di televisi TF1.

5. Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshimasa Hayashi

“Sehubungan dengan aksi teroris yang terjadi di Kashmir pada tanggal 22 April, negara kami dengan tegas mengutuk aksi terorisme tersebut. Lebih jauh, kami menyatakan kekhawatiran yang kuat bahwa situasi ini dapat menyebabkan pertukaran balasan lebih lanjut dan meningkat menjadi konflik militer skala penuh.

“Demi perdamaian dan stabilitas Asia Selatan, kami sangat mendesak India dan Pakistan untuk menahan diri dan menstabilkan situasi melalui dialog,” Hayashi menyatakan.

6. Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab

Menteri Luar Negeri dan Wakil Perdana Menteri UEA Abdullah bin Sultan bin Zayed Al Nahyan meminta India dan Pakistan untuk menahan diri, mengurangi ketegangan, dan mencegah eskalasi lebih lanjut, menurut pernyataan pemerintah.

“Yang Mulia menegaskan kembali bahwa diplomasi dan dialog tetap menjadi cara paling efektif untuk menyelesaikan krisis secara damai, dan mencapai aspirasi bersama negara-negara untuk perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran,” kata pernyataan itu.

7. Duta Besar Israel untuk India

Duta Besar Israel untuk India, Reuven Azar, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Israel mendukung hak India untuk membela diri. Dalam unggahannya di X, Azar mengatakan, “Israel mendukung hak India untuk membela diri. Teroris harus tahu tidak ada tempat untuk bersembunyi dari kejahatan keji mereka terhadap orang yang tidak bersalah. #OperasiSindoor.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!