Lockheed Martin Janjikan Jet Tempur Siluman F-35 Terbaru Menjadi Ferrari Terbang Rasa F-47
Jum'at, 25 April 2025 - 10:06 WIB
Pesaing Rusia dan Era Baru Perang Udara
Langkah Lockheed ini mencerminkan tren global, di mana negara-negara besar berlomba memperkuat armada udara mereka.
Rusia, misalnya, melalui United Aircraft Corporation (UAC), mengklaim telah membekali jet Su-57 dengan teknologi generasi keenam. Artinya, medan tempur udara masa depan akan ditentukan oleh siapa yang lebih cepat mengadopsi inovasi disruptif.
Para pakar meyakini bahwa transisi ke generasi keenam bukan sekadar peningkatan, melainkan transformasi besar. Teknologi seperti stealth multispektral, jaringan tempur, drone pendamping (loyal wingman), misil hipersonik, hingga sistem peperangan elektronik terpadu menjadi standar baru dalam superioritas udara.
Menariknya, Lockheed Martin menyatakan bahwa teknologi baru ini dirancang agar bisa diekspor ke negara-negara sahabat yang telah mengoperasikan F-35. Lebih dari 20 negara telah membeli F-35, dan peningkatan teknologi ini diperkirakan akan memicu gelombang pembelian baru.
“Kami merancang teknologi ini agar dapat diekspor,” kata Taiclet. “Tujuannya adalah membawa nilai terbaik, bukan hanya teknologi tertinggi.”
Dengan meningkatnya ketegangan geopolitik di berbagai belahan dunia, solusi tempur murah namun berkemampuan tinggi seperti F-35 “Ferrari” bisa menjadi opsi strategis yang menarik bagi negara-negara sekutu AS yang menghadapi keterbatasan anggaran pertahanan.
(mas)
Lihat Juga :