Presiden Kolombia Bandingkan Kesulitan Warga Palestina dengan Penderitaan Yesus Kristus
Sabtu, 19 April 2025 - 14:42 WIB
Pemerintah Israel telah membantah tuduhan genosida dan menyatakan bahwa operasinya menargetkan militan Hamas, bukan warga sipil atau tenaga medis.
Sementara itu, Badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) melaporkan bahwa 420.000 warga Palestina kembali mengungsi di Gaza sejak 18 Maret, menyusul pelanggaran Israel terhadap perjanjian gencatan senjata.
Baca Juga: Bertarung Jadi Mediator di Pusaran Konflik Timur Tengah
Dalam sebuah pernyataan, badan tersebut memperingatkan bahwa "bantuan dan pasokan kemanusiaan belum memasuki Jalur Gaza sejak 2 Maret 2025, ketika Otoritas Israel memberlakukan pengepungan."
"Ini sudah tiga kali lebih lama dari yang diberlakukan pada Oktober 2023 ketika perang dimulai," tambahnya.
Disebutkan bahwa ada "setidaknya 20 perintah pengungsian yang dikeluarkan oleh militer Israel antara 18 Maret dan 14 April, secara total," yang mengakibatkan "sekitar 69% Jalur Gaza berada di bawah perintah pengungsian aktif, di dalam zona 'terlarang' atau keduanya."
Sementara itu, Badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) melaporkan bahwa 420.000 warga Palestina kembali mengungsi di Gaza sejak 18 Maret, menyusul pelanggaran Israel terhadap perjanjian gencatan senjata.
Baca Juga: Bertarung Jadi Mediator di Pusaran Konflik Timur Tengah
Dalam sebuah pernyataan, badan tersebut memperingatkan bahwa "bantuan dan pasokan kemanusiaan belum memasuki Jalur Gaza sejak 2 Maret 2025, ketika Otoritas Israel memberlakukan pengepungan."
"Ini sudah tiga kali lebih lama dari yang diberlakukan pada Oktober 2023 ketika perang dimulai," tambahnya.
Disebutkan bahwa ada "setidaknya 20 perintah pengungsian yang dikeluarkan oleh militer Israel antara 18 Maret dan 14 April, secara total," yang mengakibatkan "sekitar 69% Jalur Gaza berada di bawah perintah pengungsian aktif, di dalam zona 'terlarang' atau keduanya."
Lihat Juga :