Dari 30 Negara, Hanya 6 Sekutu NATO yang Bersedia Kerahkan Tentara ke Ukraina
Jum'at, 11 April 2025 - 05:52 WIB
Sejauh ini, hanya enam negara, termasuk Inggris, Prancis, dan negara-negara Baltik—Estonia, Latvia, dan Lithuania—yang telah berjanji untuk menyumbangkan pasukan, menurut laporan AFP, mengutip pejabat Eropa yang tidak disebutkan namanya. Negara keenam dalam kelompok itu tidak disebutkan namanya oleh media tersebut.
Inggris telah bersikeras bahwa koalisi tersebut memiliki rencana aktual untuk dijalankan, dengan mengeklaim bahwa pasukan tersebut akan berkontribusi pada "perdamaian abadi" antara Rusia dan Ukraina.
"Perencanaan kami nyata dan substansial. Rencana kami dikembangkan dengan baik," kata Menteri Pertahanan Inggris John Healey mengatakan pada pertemuan tersebut.
"Kekuatan jaminan kami untuk Ukraina akan menjadi pengaturan keamanan yang berkomitmen dan kredibel untuk memastikan bahwa setiap perdamaian yang dinegosiasikan benar-benar menghasilkan apa yang telah dijanjikan [Presiden Amerika Serikat Donald] Trump, perdamaian abadi untuk Ukraina," imbuh dia.
Namun, anggota koalisi lainnya telah secara terbuka menyatakan kekhawatiran tentang misi potensial, menolak untuk membuat komitmen apa pun sebelum rencana lebih matang.
Menteri Pertahanan Belanda Ruben Brekelmans mengatakan kelompok itu harus melibatkan Amerika Serikat, meskipun Washington telah berulang kali mengatakan tidak berencana mengirim pasukan ke Ukraina dalam peran apa pun.
Inggris telah bersikeras bahwa koalisi tersebut memiliki rencana aktual untuk dijalankan, dengan mengeklaim bahwa pasukan tersebut akan berkontribusi pada "perdamaian abadi" antara Rusia dan Ukraina.
"Perencanaan kami nyata dan substansial. Rencana kami dikembangkan dengan baik," kata Menteri Pertahanan Inggris John Healey mengatakan pada pertemuan tersebut.
"Kekuatan jaminan kami untuk Ukraina akan menjadi pengaturan keamanan yang berkomitmen dan kredibel untuk memastikan bahwa setiap perdamaian yang dinegosiasikan benar-benar menghasilkan apa yang telah dijanjikan [Presiden Amerika Serikat Donald] Trump, perdamaian abadi untuk Ukraina," imbuh dia.
Namun, anggota koalisi lainnya telah secara terbuka menyatakan kekhawatiran tentang misi potensial, menolak untuk membuat komitmen apa pun sebelum rencana lebih matang.
Menteri Pertahanan Belanda Ruben Brekelmans mengatakan kelompok itu harus melibatkan Amerika Serikat, meskipun Washington telah berulang kali mengatakan tidak berencana mengirim pasukan ke Ukraina dalam peran apa pun.
Lihat Juga :