DPR AS Kenalkan RUU untuk Bongkar 'Polisi Rahasia' China di Tanah Amerika

Rabu, 09 April 2025 - 12:41 WIB
China sebelumnya telah membalas tindakan serupa AS dengan menjatuhkan sanksi kepada anggota Parlemen dan pejabat Amerika yang kritis terhadap CCP. Ada juga kemungkinan bahwa China dapat meningkatkan pembatasan terhadap bisnis dan warga negara Amerika yang beroperasi di dalam perbatasannya.

Terlepas dari risiko ini, anggota Parlemen AS tetap teguh, dengan alasan bahwa melawan operasi pengaruh rahasia China adalah masalah keamanan nasional dan hak asasi manusia.

Kehadiran kantor polisi rahasia China tidak hanya terjadi di Amerika Serikat. Beberapa negara, termasuk Kanada, Inggris, Jerman, dan Australia, telah melaporkan temuan serupa.

Negara-negara Eropa telah meluncurkan penyelidikan terhadap kantor-kantor polisi yang diduga sebagai tempat operasi China, dan beberapa pemerintah memerintahkan penutupan segera kantor-kantor tersebut.

Pada akhir tahun 2024, pemerintah Spanyol membubarkan kantor polisi China yang diduga beroperasi di Madrid, sementara Belanda mengusir para operator China yang dituduh menjalankan operasi rahasia serupa.

Dukungan Bipartisan



Tindakan internasional ini menandakan pengakuan yang semakin besar terhadap taktik CCP dan kemauan di antara negara-negara demokratis untuk melawan campur tangan asing dengan lebih agresif. RUU tersebut diharapkan akan melalui sidang komite sebelum diperdebatkan di DPR AS.

Mengingat dukungan bipartisan yang kuat, ada kemungkinan besar RUU tersebut akan lolos di DPR dan kemudian di Senat. Jika diberlakukan, RUU ini akan menjadi salah satu upaya legislatif paling signifikan untuk mengatasi operasi rahasia China di AS.

RUU ini akan menjadi kasus uji tentang bagaimana AS menangani campur tangan asing di era digital, di mana pengawasan, spionase dunia maya, dan operasi rahasia mengaburkan batas antara diplomasi dan peperangan.

Terungkapnya kantor polisi rahasia China di tanah AS telah memicu kekhawatiran serius atas keamanan nasional, hak asasi manusia, dan campur tangan asing. Dengan dukungan bipartisan, RUU baru ini menandai upaya penting untuk menjaga kedaulatan Amerika dan melindungi individu dari penganiayaan di luar hukum.

Saat Washington bergerak menghadapi operasi rahasia ini, dunia akan mengamati bagaimana AS mengarahkan pendekatannya yang halus namun tegas terhadap Beijing.

Perjuangan melawan pengawasan dan penindasan asing masih jauh dari selesai, tetapi dorongan legislatif ini menandakan langkah penting menuju perlawanan terhadap tindakan otoriter yang berlebihan di tanah Amerika.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!