Dituding Antek Genosida Israel di Gaza, CEO Microsoft AI Dihujat Habis-habisan
Minggu, 06 April 2025 - 10:25 WIB
Investigasi Associated Press baru-baru ini mengungkapkan perangkat AI Microsoft dan OpenAI digunakan dalam program militer Israel yang membantu mengidentifikasi target selama serangan udara di Gaza dan Lebanon.
Salah satu contoh yang dikutip dalam laporan tersebut melibatkan serangan udara tahun 2023 yang secara keliru menewaskan tiga gadis muda dan nenek mereka di Lebanon.
Meskipun Microsoft telah menekankan mereka menyediakan "berbagai cara agar semua suara dapat didengar," perusahaan tersebut menambahkan dalam pernyataan bahwa gangguan terhadap operasi bisnis tidak ditoleransi.
Belum dikonfirmasi apakah tindakan disipliner telah diambil terhadap Abu al-Saad atau Agrawal.
Namun, kedua karyawan tersebut mengatakan kepada Associated Press bahwa mereka kehilangan akses ke akun kantor mereka setelah protes tersebut, yang mungkin mengindikasikan pekerjaan mereka telah dihentikan.
Baca juga: Brigade Al-Qassam Merilis Video Tahanan Israel: Waktu Hampir Habis
Salah satu contoh yang dikutip dalam laporan tersebut melibatkan serangan udara tahun 2023 yang secara keliru menewaskan tiga gadis muda dan nenek mereka di Lebanon.
Meskipun Microsoft telah menekankan mereka menyediakan "berbagai cara agar semua suara dapat didengar," perusahaan tersebut menambahkan dalam pernyataan bahwa gangguan terhadap operasi bisnis tidak ditoleransi.
Belum dikonfirmasi apakah tindakan disipliner telah diambil terhadap Abu al-Saad atau Agrawal.
Namun, kedua karyawan tersebut mengatakan kepada Associated Press bahwa mereka kehilangan akses ke akun kantor mereka setelah protes tersebut, yang mungkin mengindikasikan pekerjaan mereka telah dihentikan.
Baca juga: Brigade Al-Qassam Merilis Video Tahanan Israel: Waktu Hampir Habis
(sya)
Lihat Juga :