Rusia Hapus Taliban dari Daftar Teroris, Afghanistan Perluas Kerja Sama
Minggu, 06 April 2025 - 08:28 WIB
“Permintaan jaksa penuntut Rusia itu adalah langkah positif karena baik Kabul maupun Moskow berkepentingan untuk bekerja sama di berbagai bidang," ujar Shaheen, juru bicara internasional de facto Taliban, dalam wawancara pada Rabu.
“Larangan terhadap Taliban di Rusia menghalangi kerja sama itu, jadi perlu segera mencabutnya," imbuh dia.
Menurut utusan itu, pemerintah Taliban, yang tidak diakui PBB, ingin Rusia ikut ambil bagian dalam pembangunan kembali Afghanistan setelah bertahun-tahun bertempur.
“Afghanistan menawarkan banyak peluang, sumber daya mineral, ladang pertanian, dan bidang-bidang menarik lainnya," papar dia.
"Rusia adalah negara yang sangat besar di kawasan ini, negara yang penting. Jadi itulah kebijakan kami, kami ingin menjalin hubungan dengan semua negara, khususnya dengan negara-negara di kawasan ini," tegas Shaheen.
“Larangan terhadap Taliban di Rusia menghalangi kerja sama itu, jadi perlu segera mencabutnya," imbuh dia.
Menurut utusan itu, pemerintah Taliban, yang tidak diakui PBB, ingin Rusia ikut ambil bagian dalam pembangunan kembali Afghanistan setelah bertahun-tahun bertempur.
“Afghanistan menawarkan banyak peluang, sumber daya mineral, ladang pertanian, dan bidang-bidang menarik lainnya," papar dia.
"Rusia adalah negara yang sangat besar di kawasan ini, negara yang penting. Jadi itulah kebijakan kami, kami ingin menjalin hubungan dengan semua negara, khususnya dengan negara-negara di kawasan ini," tegas Shaheen.
Lihat Juga :