Lebih dari 2.000 Orang Tewas akibat Gempa Myanmar, 700 Muslim Meninggal di Masjid

Selasa, 01 April 2025 - 17:28 WIB
Kelompok-kelompok bantuan khawatir bencana tersebut dapat menyebabkan lebih banyak kelaparan dan wabah penyakit.

Upaya bantuan menghadapi banyak kesulitan, termasuk pemadaman listrik, kekurangan bahan bakar, dan komunikasi yang tidak lancar.

Ada juga kekurangan alat berat, yang telah memperlambat operasi pencarian dan penyelamatan.

Sementara itu, pekerja darurat dan relawan sipil menyisir puing-puing dengan tangan dalam suhu di atas 40°C.

Di biara U Hla Thein di Mandalay, tim penyelamat masih mencari sekitar 150 biksu yang tewas.

Dampak Penuh Masih Belum Jelas



Lauren Ellery, wakil direktur Komite Penyelamatan Internasional di Myanmar, mengatakan informasi tentang tingkat kerusakan sepenuhnya masih terbatas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!