Mengapa India Pilih Beli 156 Helikopter Tempur Buatan Dalam Negeri Senilai Rp120 Triliun Ketimbang Produksi Asing?
Minggu, 30 Maret 2025 - 03:30 WIB
Fitur ini membuatnya sangat cocok untuk operasi di wilayah sensitif yang berbatasan dengan Pakistan dan China, termasuk wilayah seperti gletser Siachen dan pegunungan Ladakh Timur.
Baca Juga: Perang Houti Berkobar di Bulan Suci
Helikopter ini dilengkapi untuk melakukan operasi udara-ke-udara dan udara-ke-darat. Helikopter ini juga dapat mendukung peperangan yang berpusat pada jaringan dengan sistem komunikasi dan berbagi data yang canggih.
Peluncuran resmi helikopter tempur ringan ke angkatan udara berlangsung pada Oktober 2022. Sebelum kesepakatan baru ini, pemerintah telah menyetujui produksi 15 LCH. Dari jumlah tersebut, 10 untuk IAF dan 5 untuk angkatan darat.
Baca Juga: Perang Houti Berkobar di Bulan Suci
3. Memiliki Sistem Pertahanan Udara yang Efektif
Selain itu, Prachand dapat menembakkan berbagai rudal udara-ke-darat dan udara-ke-udara, yang memungkinkannya untuk menetralkan sistem pertahanan udara musuh secara efektif.Helikopter ini dilengkapi untuk melakukan operasi udara-ke-udara dan udara-ke-darat. Helikopter ini juga dapat mendukung peperangan yang berpusat pada jaringan dengan sistem komunikasi dan berbagi data yang canggih.
Peluncuran resmi helikopter tempur ringan ke angkatan udara berlangsung pada Oktober 2022. Sebelum kesepakatan baru ini, pemerintah telah menyetujui produksi 15 LCH. Dari jumlah tersebut, 10 untuk IAF dan 5 untuk angkatan darat.
Lihat Juga :