Mengapa Banyak Umat Islam Tinggal di Israel? Ini Analisisnya
Jum'at, 28 Maret 2025 - 14:14 WIB
Israel dikenal sebagai negara Yahudi, namun memiliki populasi Muslim yang cukup besar, yakni 1,7 juta orang atau 18,1 persen dari total populasi. Foto/Dario Sanchez/The Media Line via Ynet
TEL AVIV - Israel dikenal sebagai negara Yahudi karena lebih dari 73 persen dari penduduknya adalah Yahudi. Bahkan hampir 50 persen populasi Yahudi seluruh dunia tinggal di sana.
Pada 2025, total populasi di Israel mencapai 9,5 juta jiwa. Menurut Biro Statistik Pusat (CBS) Israel, meski dikenal sebagai negara Yahudi, Israel memiliki populasi Muslim yang cukup besar, yakni 1,7 juta orang atau 18,1 persen dari total populasi.
Mengapa Banyak Umat Islam Tinggal di Israel?
Sejak masa pemerintahan Ottoman yang menguasai wilayah Palestina (termasuk yang kini dikenal sebagai Israel) dari abad ke-16 hingga awal abad ke-20, umat Islam sudah mendiami kawasan ini.
Baca Juga: 10 Kota Israel yang Dihuni Banyak Umat Islam, 3 di Antaranya 99% Muslim
Bahkan setelah pembentukan Negara Israel pada tahun 1948, meskipun terjadi konflik dan perpindahan penduduk, umat Islam tetap tinggal di wilayah tersebut.
Pada 2025, total populasi di Israel mencapai 9,5 juta jiwa. Menurut Biro Statistik Pusat (CBS) Israel, meski dikenal sebagai negara Yahudi, Israel memiliki populasi Muslim yang cukup besar, yakni 1,7 juta orang atau 18,1 persen dari total populasi.
Mengapa Banyak Umat Islam Tinggal di Israel?
1. Sejarah Kehadiran Umat Islam di Israel
Sejak masa pemerintahan Ottoman yang menguasai wilayah Palestina (termasuk yang kini dikenal sebagai Israel) dari abad ke-16 hingga awal abad ke-20, umat Islam sudah mendiami kawasan ini.
Baca Juga: 10 Kota Israel yang Dihuni Banyak Umat Islam, 3 di Antaranya 99% Muslim
Bahkan setelah pembentukan Negara Israel pada tahun 1948, meskipun terjadi konflik dan perpindahan penduduk, umat Islam tetap tinggal di wilayah tersebut.
Lihat Juga :