Heboh, Menhan AS Pete Hegseth Pamer Tato Bertuliskan Kafir

Jum'at, 28 Maret 2025 - 10:11 WIB
Dalam bukunya yang terbit pada tahun 2020, American Crusade, Hegseth menggambarkan Islam sebagai "musuh Barat", dan menyajikan sejumlah pandangan yang menyimpang tentang umat Muslim sebagai fakta.

Pada hari Rabu, Hegseth mengunggah foto dirinya mengenakan perlengkapan latihan militer, saat mengunjungi pangkalan militer di Hawaii. Tato tersebut terlihat di salah satu foto.

Tato tersebut tampaknya baru, karena foto yang diambil pada bulan November 2024 tidak memperlihatkannya.

Hegseth, yang menjabat sejak Januari setelah terpilihnya Presiden Donald Trump, memiliki sejumlah tato yang mencengangkan dan telah menjadi bahan spekulasi mengenai motif di balik tato tersebut.

Di bisepnya, dia juga memiliki tato frasa Latin "Deus vult," yang diterjemahkan menjadi "Tuhan menghendaki-Nya”, sebuah pepatah Kristen yang digunakan sebagai seruan perang selama Perang Salib di Abad Pertengahan, ketika pasukan Kristen berperang melawan kaum Muslim di Levant modern.

Di dadanya, Hegseth memiliki tato Salib Yerusalem, varian salib Kristen yang juga dikaitkan dengan Perang Salib.

Tato "Kafir" milik Hegseth juga telah memicu ejekan karena ironi tato yang berlandaskan agama, ketika kata Arab tersebut menunjukkan seseorang yang tidak percaya pada keberadaan Tuhan.

Di AS, salib, bersama dengan "Deus vult”, telah dikaitkan dengan beberapa gerakan nasionalis Kristen, sayap kanan, dan neo-Nazi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!