Kisah Bayi Rachel Rollinson Dibuang karena Dianggap Bawa Sial, 60 Tahun Kemudian Bertemu Ibu Kandungnya

Sabtu, 22 Maret 2025 - 14:43 WIB
Rachel mengetahui bahwa ibunya pernah bekerja di pertanian sebelum pindah ke Hong Kong dan menjadi tukang plester.

Ayahnya, yang meninggal pada tahun 2014, adalah seorang insinyur dan orang tuanya bertemu di lokasi konstruksi Universitas Hong Kong.

Tidak lama setelah Rachel lahir, dia jatuh sakit.

Akibatnya, seorang pendeta Tao menasihati mereka untuk menyerahkan Rachel, demi mereka dan demi dirinya sendiri.

“Sejak awal saya katakan bahwa saya tidak marah, tidak ada dendam, begitulah hidup,” kata Rachel.

“Apa pun yang terjadi, terima saja kenyataan,” imbuh dia.

Dia dapat mengunjungi flat orang tua kandungnya di Hong Kong, tempat mereka tinggal selama 60 tahun.

“Itu luar biasa, hanya untuk melihat di mana saya dibesarkan,” katanya.

“Saya pikir itu akan sangat berbeda dengan gaya hidup yang saya jalani sekarang—saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan, jika saya berada di luar sana.”

Sayangnya, dalam perjalanan pulang, adik perempuan Rachel memberi tahu bahwa ibu mereka sedang tidak sehat—dan dia meninggal pada bulan Oktober di usia 87 tahun.

"Rasanya seperti dia menunggu untuk bertemu dengan saya," kata Rachel.

"Kami pergi ke sana pada bulan November untuk upacara ala Tao,” ujarnya. "Upacara itu berlangsung selama dua hari, senang rasanya diminta datang."

Ke depannya, Rachel berencana untuk terus mengunjungi keluarganya di Hong Kong setahun sekali.

"Saya punya dua kehidupan yang berbeda sekarang," katanya.

Naama Lanski, seorang peneliti di MyHeritage, berkata: “Kami bersukacita atas kebahagiaan Rachel atas penutupan yang dia terima setelah puluhan tahun upaya yang tidak berhasil untuk menemukan keluarganya.”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!