6 Alasan Pasukan Ukraina yang Menduduki Kursk Jadi Penghalang Gencatan Senjata

Minggu, 16 Maret 2025 - 00:10 WIB
Baca Juga: Proposal Mesir untuk Gaza 2030 Persatukan Negara-negara Arab

2. Putin Diminta Trump Mengampuni Pasukan Ukraina di Kursk

Trump juga mengatakan bahwa ia telah "sangat meminta" agar Putin mengampuni nyawa pasukan Ukraina di Kursk.

"Kami memahami seruan Presiden Trump untuk berpedoman pada pertimbangan kemanusiaan sehubungan dengan para prajurit ini," kata Putin pada hari Jumat.

"Dalam hal ini, saya ingin menekankan bahwa jika mereka meletakkan senjata dan menyerah, mereka akan dijamin hidup dan diperlakukan dengan baik sesuai dengan hukum internasional dan hukum Federasi Rusia."

Namun, militer Ukraina pertama-tama harus memerintahkan pasukan di Kursk untuk menyerah, tambahnya.

3. Khawatir Pasukan Ukraina yang Menyerah Akan Ditembak Mati

Pada bulan Februari, Misi Pemantauan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa di Ukraina mengatakan bahwa mereka khawatir dengan laporan bahwa puluhan tentara Ukraina yang menyerah kepada Rusia sejak akhir Agustus 2024 telah "ditembak mati di tempat."

"Semua tuduhan eksekusi terhadap personel militer Ukraina yang ditangkap dan pernyataan publik yang menyerukan, atau memaafkan, tindakan tersebut harus diselidiki," kata Danielle Bell, kepala misi tersebut, saat itu.

4. Rusia Belum Menunjukkan Sinyal Mengakhiri Perang Ukraina

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada hari Jumat menyatakan skeptisisme tentang motif Putin dan mendesak AS untuk mengambil "langkah-langkah kuat" untuk menekan Rusia agar mengakhiri perangnya melawan Kyiv.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!